Jendela Dunia

Bagaikan Guyonan, Ancaman Trump soal Yerusalem, 20 Negara Arab Malah Lakukan Perlawanan

Negara Arab termasuk Arab Saudi--sekutu dekat AS--tidak mempedulikan ancaman Washington

Tribun Medan
Sejumlah peserta membakar poster wajah Donald Trump saat aksi solidaritas untuk Palestina di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (15/12/2017). Aksi yang diikuti berbagai ormas islam tersebut, sebagai bentuk protes kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota baru Israel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebanyak 20 negara daripada 22 anggota Liga Arab yang menerima bantuan keuangan atau militer dari Amerika Serikat bertindak berani jika menyokong resolusi PBB terkait status Yerusalem.

Negara Arab termasuk Arab Saudi--sekutu dekat AS--tidak mempedulikan ancaman Washington yang mau menyetop bantuan keuangan kepada negara yang mendukung draf resolusi tersebut.

Duta Arab Saudi untuk PBB, Abdallah Al-Mouallimi berkata, AS sebenarnya keliru jika mengklaim kota suci itu sebagai ibu kota Israel.

Baca: Gila! Polwan Jadi Pelakor, Nekat Tinggalkan Tugas Amankan Natal Demi Pujaan Polisi Beristri

"Saya berpendapat (Presiden AS) Donald Trump melakukan kesalahan besar apabila membuat pengumuman tersebut."

"Dan saya juga percaya, negara-negara yang mendapat bantuan AS berhak untuk membuat keputusan sendiri," kata Abdallah seperti dikutip dari Sinar Harian, Selasa (26/12/2017).

Baca: Ngetren di 2017 - Sepeda Hadiah Jokowi Ini Sudah Bahagiakan Santri, Raisa dan Sampai ke Australia

Amerika tak serius

Yordania--yang menerima bantuan keuangan dari AS--menganggap ancaman Trump tidak serius.

"Mereka sebenarnya lebih tahu... Amerika ada kepentingan di wilayah ini," kata seorang menteri Yordania.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved