Selebrita

Melly Goeslaw Waspada Bom saat Berada Turki, Begini Cerita Mencekamnya

Penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw pun menceritakan pengalaman mencekamnya saat akan memasuki Provinsi Kilis

Melly Goeslaw Waspada Bom saat Berada Turki, Begini Cerita Mencekamnya
instagram
Melly Goeslaw 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Palestina makin menjadi pembahasan dunia setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang kemudian ditolak Perserikatan Bangsa Bangsa.

Penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw pun menceritakan pengalaman mencekamnya saat akan memasuki Provinsi Kilis, Turki, dekat perbatasan dengan Suriah pada pekan lalu.

Di sana merupakan area penampungan sekitar 120.000 pengungsi Palestina.

Kedatangan Melly bersama rekan seprofesinya, Opick, dalam rombongan sebuah lembaga amal, untuk menyampaikan bantuan.

Baca: Gila! Polwan Jadi Pelakor, Nekat Tinggalkan Tugas Amankan Natal Demi Pujaan Polisi Beristri

“Karena sudah ikhlas sih, jadi enggak terlalu sih (waswas). Waktu masuk ke Kilis aja, banyak tentara,” katanya dalam wawancara di kediamannya di Bintaro Jaya Sektor 9, Tangerang Selatan, baru-baru ini.

“Paspor kami ditahan. Yang satu keluar bus, kami nunggu dalam bus. Itu rada mencekam sih. Tapi mau gimana lagi ya udahlah,” sambungnya.

Melly mengatakan bukan karena suara tembakan atau bom yang membuat mereka harus selalu waspada. Lagipula di perbatasan Suriah-Turki tak terdengar suara-suara seperti itu. Tetapi karena, dari informasi yang diperoleh Melly, di sana banyak pasukan ISIS berkeliaran, banyak penculikan dan penyekapan.

Baca: Begini Tingkah Nagita Slavina saat Belanja Baju, Pramuniaga Toko: Sumpah Paling Greget!

“Mereka bilang yang mencekam itu bukan itunya (tembakan), tapi justru penculikannya,” kata pelantun “Bimbang” ini.

“Jadi jalan juga lihat kiri kanan. Sementara kiri kanan kami semuanya tentara yang pada bawa senapan gitu,” tambah Melly.

Setibanya di lokasi pengungsia, Melly merasa terenyuh. Para pengungsi tak segera berebutan untuk mendapatkan bantuan. Mereka justru cenderung diam atau tak menunjukkan ekspresi apa-apa.

“Yang bikin sedih tuh itu. Ini kayak hidup segan mati tak mau.Gimana sih, kayak sudah apatis sama keadaan. Enggak senyum, diajak ngomong juga jawabnya susah, dikasih bantuan juga enggak berekspresi,” ujar Melly.

Bahkan, ada pengungsi yang sampai bersembunyi saat melihat rombongan Melly datang menghampiri mereka. Melly menduga itu karena para pengungsi itu trauma karena tragedi yang menimpa keluarga mereka di Palestina. “Mereka ngelihat orang asing tuh udah curiga duluan. Udah enggak nyaman kan,” ujar Melly. (kompas.com)

Mau baca berita Banjarmasin Post dan Metro Banjar? klik DI SINI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved