Ekonomi dan Bisnis

Jelang Akhir Tahun, Emas Masih Melaju Sentuh Level Tertinggi 1 Bulan

Harga emas dunia masih terus melaju pada transaksi Kamis (29/12) kemarin. Bahkan emas bertengger di posisi

Jelang Akhir Tahun, Emas Masih Melaju Sentuh Level Tertinggi 1 Bulan
kompas.com
Logam mulia emas batangan dijual di toko emas Cantik di Pasar Tebet, Jakarta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NEW YORK - Harga emas dunia masih terus melaju pada transaksi Kamis (29/12) kemarin.

Bahkan emas bertengger di posisi tertingginya dalam satu bulan terakhir.

Berdasarkan data CNBC, harga emas di pasar spot ditutup naik 0,59% menjadi US$ 1.294,58 per troy ounce setelah sebelumnya menyentuh level US$ 1.295,21 per troy ounce.

Sementara, harga kontrak emas untuk pengantaran Februari naik 0,45% menjadi US$ 1.297,20 per troy ounce.

Kenaikan emas didorong oleh faktor teknikal setelah sehari sebelumnya ditutup di atas pergerakan rata-rata harian 100 hari untuk kali pertama sejak akhir November lalu.

Baca: Hmm, Selama Dua Bulan di Banjarbaru Tante Mer puaskan nafsu 30 lelaki, Tarif Kencannya Bikin Syok

Baca: Gila! 9 Tahun Pria Ini Setubuhi Mayat Wanita Cantik, Lebih Gila Spermanya Dikeluarkan di Sini

Baca: Setelah Meredup Usai Lepas Hijab, Rina Nose Baru-baru Ini Tulis Curhat Begini Isinya

Baca: Lama Tak Terdengar, Begini Nasib Shinta Keong Racun Setelah Bersuami Hidup di Perancis

Selain itu, analis menilai, pelemahan dollar juga berpengaruh banyak terhadap harga emas.

"Pelemahan dollar juga berpengaruh besar terhadap harga emas. Kami rasa tren ini akan terus berlanjut hingga 2018. Kami memprediksi harga emas akan mengakhiri tahun ini di atas level US$ 1.300. Hal ini akan mengirimkan sinyak beli yang kuat bagi para trader," jelas Naeem Aslam, chief market analyst ThinkMarkets.

Informasi saja, dollar AS mengalami tekanan pada Kamis kemarin seiring anjloknya tingkat yield obligasi AS bertenor 10 tahun, yang mencapai level terendahnya dalam empat pekan melawan keranjang mata uang dunia.

Sepanjang tahun ini, indeks dollar turun lebih dari 9% dan menuju pelemahan tahunan terbesar sejak 2003.

Sebaliknya, pelemahan dollar telah mengangkat emas hampir 5% dari posisi terendahnya dalam lima bulan di US$ 1.235,92 pada pertengahan Desember lalu setelah the Federal Reserve mengerek suku bunga acuannya. (KONTAN.co.id)

Editor: Ernawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved