Kriminalitas Kalbar

Astaga! Usai Bunuh Mantan yang Masih Pelajar, Pria Ini Telepon Keluarga Korban dan Berkata Ini

Peristiwa yang terjadi tepat pada pergantian tahun baru itu berawal karena rasa cemburu pelaku terhadap korban yang merupakan mantan

Astaga! Usai Bunuh Mantan yang Masih Pelajar, Pria Ini Telepon Keluarga Korban dan Berkata Ini
kompas.com

BANJARMASINPOST.CO.ID, PONTIANAK - Satuan Reserse Kriminal Polresta Pontianak mengamankan seorang pria bernama Bun Jun Tjoi alias Choi (27) karena diduga melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap VL (17) di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (1/1/2018).

Peristiwa yang terjadi tepat pada pergantian tahun baru itu berawal karena rasa cemburu pelaku terhadap korban yang merupakan mantan pacarnya yang masih berstatus sebagai pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Pontianak.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Husni Ramli mengungkapkan, peristiwa pembunuhan itu terungkap berawal dari pengakuan pelaku yang menelpon salah satu keluarga korban bernama Indra.

"Dalam pembicaraan melalui telpon, pelaku minta maaf bahwa dia telah membununuh korban dan meminta Indra untuk memberi tahu keluarganya agar mengecek korban di rumahnya," ungkap Husni, Senin (1/1/2017).

Mendapat informasi melalui telepon, sambung Husni, Indra kemudian ngajak abang korban yang bernama Amin untuk mendatangi rumah korban yang saat itu terkunci dari dalam. Mereka kemudian mendobrak pintu depan dan langsung masuk menuju ke kamar korban.

"Saat berada di kamar, mereka berdua melihat korban dalam keadaan terbaring telentang dan leher terjerat tali tas berwarna hitam dan diduga korban sudah tidak bernyawa," jelas Husni.

Menemukan korban sudah tidak bernyawa, Indra kemudian menghubungi anggota Polsek Pontianak Utara yang ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian, yang kemudian diteruskan dengan menghubungi unit identifikasi Polresta Pontianak Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Mendapat laporan dan informasi tersebut, personil unit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak kemudian melakukan serangkaian penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut dan mendapati informasi bahwa terduga pelaku sedang menuju daerah Simpang Ampar, Kabupaten Sanggau. Petugas pun kemudian langsung melakukan pengejaran yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim.

"Setibanya di daerah Simpang Ampar, personil melihat terduga pelaku sedang mengendarai sepeda motor dan langsung melakukan pengejaran terhadap diduga pelaku dan berhasil diamankan" papar Husni.

Saat berhasil diamankan, polisi kemudian melakukan interogasi singkat terhadap pelaku dan pelaku mengakui bahwa benar telah membunuh korban.

"Pelaku membunuh korbannya karena cemburu korban pacaran dengan laki-laki lain dan diduga pelaku menjerat leher korban dengan gunakan baju sweter dan tali tas warna hitam hingga korban meninggal dunia," kata Husni.

Namun, saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melarikan diri dan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved