Berita Banjarmasin

Dua Bulan Berobat, Bocah Kelainan Jantung Senang Pulang ke Rumah

Kepulangan Ridho pada Kamis (4/1/2018), didampingi Muhammad dari Baznas Kalsel. Ridho mengaku senang ketika sampai di rumah.

Penulis: Salmah | Editor: Murhan
Banjarmasinpost.co.id/Salmah
Muhammad Ridho, bocah 10 tahun warga Kelayan, Banjarmasin, kini boleh pulang ke rumahnya setelah dua bulan menjalani perawatan di RS dr Soetomo, Surabaya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Muhammad Ridho, bocah 10 tahun warga Kelayan, Banjarmasin, kini boleh pulang ke rumahnya setelah dua bulan menjalani perawatan di RS dr Soetomo, Surabaya.

Kepulangan Ridho pada Kamis (4/1/2018), didampingi Muhammad dari Baznas Kalsel. Ridho mengaku senang ketika sampai di rumah.

Ia pun berterima kasih telah dibantu Baznas Banjarmasin dan Baznas Kalsel sehingga bisa melakukan perawatan atas penyakit kelainan jantung yang dideritanya.

Sebelumnya pada 25 Oktober 2017, Ridho beserta kedua orangtuanya, Kaspul Anwar dan Eri Erafiana, dibantu Baznas Banjarmasin untuk biaya keberangkatan ke Surabaya.

Keberangkatan didampingi tim Baznas Kalsel. Sebelumnya, dua bulan lalu itu keberangkatannya didampingi Muhammad dan Irfani Hazransyah, Direktur Baznas Kalsel.

Baca: Febri Diansyah Sebut KPK OTT Bupati HST dan Penangkapan di Surabaya Masih Satu Perkara

Pada 26 Oktober 2017 dilakukan pemeriksaan berupa tindakan echo. Hasil disampaikan dokter, diketahui ada kuman di katup jantung Ridho. Sehingga harus dilakukan pengobatan terlebih dahulu selama 2 bulan.

Menyokong biaya kehidupan selama 2 bulan di Surabaya, maka Baznas Kalsel membantu pembiayaan dengan menjalin kerjasama dengan LAZ (Lembaga Amil Zakat) IZI (Inisiatif Zakat Indonesia) Jawa Timur yang memiliki rumah singgah pasien.

Sedangkan biaya pengobatan masih bisa ditanggung BPJS. Sementara Rumah Zakat Banjarmasin membantu pembiayaan untuk dua saudara Ridho yang ditinggal di Banjarmasin.

Baca: Ini Kata Tetangga Soal Sosok Ketua Kadin yang Ikut Ditangkap Saat KPK OTT Bupati HST

Di rumah singgah, orangtua Ridho menginap selama kurang lebih sebulan. Bulan kedua mereka lebih banyak menginap di rumah sakit.

Dikatakan Muhammad dari Baznas Kalsel, meskipun sudah agak mendingan, namun masih harus menjalani pemeriksaan tahap selanjutnya yang direncanakan sebulan lagi.

"Selain dengan LZI, kami dari Baznas Kalsel juga bermitra dengan Baznas Jawa Timur," ujarnya.

Baznas Jawa Timur turut membantu biaya kepulangan Ridho dan keluarga dengan bantuan sebesar Rp 2 juta.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved