Kiamat Diramalkan Terjadi 10.000 Tahun Lagi, Ini Dia Penjelasan Sains Tentang Hari Akhir

Kiamat Diramalkan Terjadi 10.000 Tahun Lagi, Ini Dia Penjelasan Sains Tentang Hari Akhir

Kiamat Diramalkan Terjadi 10.000 Tahun Lagi, Ini Dia Penjelasan Sains Tentang Hari Akhir
Kompas.com
Ilustrasi kejadian kiamat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tahukah kamu, sejumlah ilmuwan meramalkan bahwa kiamat akan terjadi 10.000 tahun lagi.

Bagaimana sains menjelaskan hal tersebut?

Dikutip dari Sciencealert, Minggu (31/12/2017), beberapa hal di masa depan dapat diprediksi dengan akurasi yang mengejutkan.

Berdasarkan ilmu pengetahuan tentang kehidupan, alam semesta dan segala sesuatunya yang dimiliki; kita bisa memprediksi apa yang akan terjadi pada manusia, khususnya di bidang astrofisika dan evolusi, ratusan ribu tahun mendatang.

Baca: Detik-detik Evakuasi Pasangan Selingkuh Anunya Dempet Gara-gara Ramuan Ini

Baca: Hasil Coppa Italia - Tuan Rumah Juventus Tekuk Tamunya dengan Skor 2 Gol Tanpa Balas

Dalam 10.000 tahun mendatang, para peneliti memprediksikan tenggelamnya benua Antartika Timur.

Ini adalah benua dengan lapisan es terpanjang di planet kita, dan jika lembah subglasi Wilkes runtuh, permukaan air laut akan naik sekitar 3-4 meter. Ini butuh waktu sekitar 5.000-10.000 tahun.

Namun, ada kemungkinan manusia akan punah sebelum menghadapi sapuan air laut setinggi itu.

Sebuah teori bernama Argumen Hari Kiamat yang diusulkan oleh fisikawan asal Australia, Brandon Carter, memprediksikan bahwa manusia memiliki kemungkinan punah 95 persen dalam waktu 10.000 tahun.

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved