Berita Tanahlaut

Korban Tenggelam Asal Desa Tanjungdewa Belum Juga Ditemukan

Ahmad Azhari (31) nelayan yang tenggelam akhir pekan lalu atau sebelum tahun baru 2018 hingga kini belum berhasil ditemukan

Korban Tenggelam Asal Desa Tanjungdewa Belum Juga Ditemukan
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Armada dan tenda yang didirikan Basarnas di Jalan Pelabuhan Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, sudah tak terlihat karena penyisiran jasad korban tak muncul ke permukaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ahmad Azhari (31) nelayan yang tenggelam akhir pekan lalu atau sebelum tahun baru 2018 hingga kini belum berhasil ditemukan tim pencarian.

Warga Desa Tanjungdewa RT 004/RW 002 Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan, diduga tewas ditelan perairan Tabanio sekitar tujuh mil dari pesisir pantai Batakan.

Akhyar alias Anang mengaku saat ini tim pencarian dari Basarnas Kalsel sudah tidak lagi mendirikan posko pencarian di sekitar Jalan Pelabuhan.

"Tim pencari sudah membongkar posko," katanya, Jumat (5/1/2018).

Baca: Resmi! KPK Tetapkan Bupati HST Abdul Latif Tersangka Kasus Suap Pembangunan RS Damanhuri

Sebelumnya, tim pencarian korban tenggelam Basarnas dan Brimobda Kalsel mendirikan tenda sebagai pos bantuan pencarian korban di Desa Tanjungdewa.

Kepala Desa Tanjungdewa, Ibramsyah mengatakan sudah memberikan imbauan dan nasehat kepada kerabat dan keluarga korban agar tetap tabah dan sabar.

"Hingga kini jasad korban belum ditemukan. Tim Basarnas dan nelayan bersama melakukan penyisiran sejak pagi hingga sore hari," katanya.

Baca: Pasca Perampokan Mobil Bank Mandiri yang Diduga Diotaki Oknum Polisi di Kalsel, Begini Aktivitasnya

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanahlaut, Hermiadi menyangsikan jasad korban akan muncul ke permukaan.

"Kebiasaan kami mengevakuasi korban tenggelam itu tidak sampai dua hari sudah terlihat kepermukaan. Ini lebih dari tiga hari tentunya tidak mungkin lagi muncul," katanya.

Upaya penyelaman di titik korban terjatuh dari motor perahu korban juga urung dilakukan tim pencarian karena kondisi air keruh tak terlihat. "Kondisi gelombang juga tinggi," katanya.

Kapolsek Panyipatan, Iptu Sidik Prayitno membenarkan hingga kini jasad korban tenggelam warga Desa Tanjungdewa belum ditemukan.

"Tim pencarian sudah kembali ke Banjarbaru. Tapi sewaktu-waktu datang lagi," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved