Berita Banjarmasin
Cari Bibit Berkualitas, PGSI Kalsel Akan Sebar Pelatih Berkualitas ke Daerah
Tak ingin generasi dan tradisi emas gukat Kalsel hilang, induk organisasi olahraga gulat itu akan menyebar pelatih-pelatih berkualitas
Penulis: Burhani Yunus | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tahun 2018 merupkaan tahun tantangan buat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Kalsel.
Hal tersebut karena cabang olahraga andalan Kalimantan Selatan tersebut beberapa atlet andalannya seperti Tawar, Heriyadi, Herry, Mulyani dan lain-lain sudah tidak bisa lagi tampil membela Kalsel di PON karena faktor usia yang tetapkan PGSI Kalsel 35 tahun.
Tak ingin generasi dan tradisi emas gukat Kalsel hilang, induk organisasi olahraga gulat itu akan menyebar pelatih-pelatih berkualitas ke seluruh kabupaten kota se Kalsel.
H Mohammad Welny mengatakan, PGSI akan menyebarkan pelatih-pelatih gulat di kabupaten kota se Kalsel untuk melahirkan bibit gulat di Kalsel.
Baca: Maverick Open 2018, Tim Taekwondo Banjarbaru Turunkan Pemain Pemula
"Tentunya semua pelatih dikirim ke kabupaten kota itu pelatih memiliki sertifikat mereka juga mantan pegulat Kalsel," kata H Mohammad Welny.
H Mohammad Welny mengatakan, PGSI Kalsel ada sistem pembinaan pemula, junior dan senior sehingga atlet gulat Kalsel tidak putus.
"Sistem pembinaan kita yang pemula bagus naik ke junior kalau junior bagus naik ke senior, senior jenjangnya kalau tidak bisa lagi bertanding akan melatih atau jadi wasit," kata mantan Wakil Walikota Hulu Sungai Utara itu.
Baca: Jadwal Piala FA 2018 Sabtu - Selasa : Round 3, Derby Liverpool vs Everton Sampai Lawan Mudah MU
H Mohammad Welny mengatakan, saat ini PGSI Kalsel telah memiliki 35 orang pelatih. Mereka ada yang melatih di Sentra, PPLP, Pemula, Junior, Senior bahkan telah melatih di Timnas Gulat Indonesia baik itu gulat bebas maupum grego.
Zulhaidir pelatih gulat Wasaka KONI Kalsel menyambut positif keinginan PGSI Kalsel menyebar pelatih ke kabupaten kota di Kalsel. "Bagus itu karena saya yakin atlet daerah tidak kalah dengan atlet ibu kota Banjarmasin," kata Zulhaidir.
Baca: Live Streaming Liverpool vs Everton : The Kops Pincang di Derby Merseyside Piala FA 2018
Zulhaidir berharap melalui penyebaran itu gulat Kalsel tidak kehilangan tradisinya sebagai cabang olahraga yang selalu membawa pulang emas diberbagai kejuaraan lokal, nasional bahkan internasional.
"Seperti Fahriansyah asal Rantau Kabupaten Tapin, Ricky dari Kabupaten Batola, Rendy asal Kotabaru," jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/para-pegulat-kalsel-sedang-latihan-dengan-bermain-sepak-bola_20180102_180500.jpg)