Breaking News:

Berita Banjarmasin

Keren! Kalsel akan Punya Jembatan Sistem Penyangga Tunggal Pertama di Indonesia, Ini Penampakannya

Kalsel akan menjadi sorotan sebab akan terbangun jembatan pertama di Indonesia dan mungkin pertama di dunia.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Jembatan sistem penyangga tunggal yang akan dibangun menghubungkan Kota Banjarmasin dan Barito Kuala di Kayutangi Ujung, Banjarmasin, Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Jika tidak ada aral, di Kalsel akan menjadi sorotan sebab akan terbangun jembatan pertama di Indonesia dan mungkin pertama di dunia.

Sejarah, ini akan tertorehkan jika pelaksanaan jembatan baru di Jembatan Sungai Alalak, Kayutangi Ujung Kota Banjarmasin tersebut terwujud.

Sebab Balai Jalan Nasional sudah membocorkan sedikit maket atau design pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Kota Banjarmasin dan Pemkab Barito Kuala Tersebut.\

Baca: Hore, Wilayah Kumuh di Kalsel Bertahap akan Dipercantik, Disperkim Lakukan Pendataan

Baca: Hasil Manchester City Vs Bristol City - Kevin de Bruyne dan Aguero Bawa Manchester City Unggul 2-1

Baca: Live Streaming Thailand Masters 2018, Saksikan Mariska dkk Mulai Tanding Pukul 10.00 WIB

Baca: PAN Mendadak Alihkan Dukungan, Zulkifli Hasan Minta Maaf ke Deddy Mizwar

Jembatan sistem penyangga tunggal yang akan dibangun menghubungkan Kota Banjarmasin dan Barito Kuala di Kayutangi Ujung, Banjarmasin, Kalsel.
Maket Jembatan sistem penyangga tunggal yang akan dibangun menghubungkan Kota Banjarmasin dan Barito Kuala di Kayutangi Ujung, Banjarmasin, Kalsel. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Dan diketahui, maketnya pun luar biasa. Berdasarkan dari maket tersebut, jembatan hanya akan ada satu tiang peyangga saja.

"Ini adalah yang pertama di Inonesia tak memungkinkan di dunia, yang mana menggunakan jembatan dengan model cabel stayed pertama di Indonesia yang menggunakan satu tiang penyangga," kata Kepala Satker Non Vertikal Wilayah Kalsel I BBPJN Wilayah XI Banjarmasin, Syahriliansyah, Rabu (10/1).

Menurutnya, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XI Banjarmasin, sudah mengalokasikan anggaran mencapai Rp45 miliar untuk itu.

Menurutnya, dana itu masih belum total. Sebab dana sebanyak Rp 45 miliar itu hanya te untuk pekerjaan pondasi bentang tengah jembatan. Total diperelukan sekitar Rp 250 miliar termasuk dengan bentang tengah. "Tahun ini untuk fondasi saja," kata dia. (huda bpost).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved