Penyanyi Banua yang Satu Ini Tak Mengeluh Dapat Honor Kecil

Nama Rida semakin berkibar di Tanbu sebagai penyanyi ketika dirinya duduk di bangku SMP di Kusanhilir, Tanbu.

Penyanyi Banua yang Satu Ini Tak Mengeluh Dapat Honor Kecil
istimewa
Raudatul Rida 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ratusan orang rela antre untuk menjadi peserta ajang pencarian bakat ternama di Tanah air, Indonesia Idol 2018, saat sesi audisi di Banjarmasin beberapa waktu lalu.

Cuma dua dari mereka yang meraih tiket ke babak eliminasi di Jakarta yaitu Raudatul Rida dan Roni Wigas.

Keduanya warga Kalimantan Selatan. Meski akhirnya hanya bisa melenggang ke babak 50 besar, namun Rida sukses menjadi idolab baru di Banua ini. Setelah dua kali tampil di televisi saat sesi audisi Indonesia Idol Jakarta, ia makin dikenal banyak orang.

Rida nyaris putar haluan dari mimpinya menjadi seorang penyanyi. Ia sempat beralih profesi dari penyanyi ke pemain kibord. "Aku mulai bernyanyi sebenarnya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar di Pagatan, Kabuaten Tanahbumbu (Tanbu), cuma dulukurang tekun," tuturnya, Sabtu (13/01/2018).

Nama Rida semakin berkibar di Tanbu sebagai penyanyi ketika dirinya duduk di bangku SMP di Kusanhilir, Tanbu. Beberapa kali iau diminta tampil mewakili daerahnya pada ajang lomba nyanyi hingga tingkat provinsi.

"Lumayan lah honornya kala itu, dikasih Rp 500 ribu. Tapi, karena saya juga ikut vokal grup sehingga dapat honor dua kali lipat. Senang banget rasanya sehingga akhirnya keterusan menjadi penyanyi," tuturnya.

Baca: China Bangun Menara Eiffel KW, Bangunan di Sekitarnya pun Dibuat Mirip, Bandingkan Bedanya

Sayang saat masuk SMA di Kusanhilir Timur, Rida diminta beralih profesi dari seorang penyanyi ke kibordis. Kebetulan saat itu di daerahnya belum ada yang bisa terjun ke profesi itu.  

"Sebagai musisi saya siap terus. Sejak itu saya vakum menyanyi dan lebih banyak main sebagai kibordis ketika diminta mewakili sekolah pada ajang lomba," sebutnya.

Rida lalu hijrah ke Banjarmasin untuk meneruskan pendidikannya ke perguruan tinggi. Tidak ingin terlalu membebani orangtua, ia pun berusaha mencari biaya kuliah tambahan.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Minggu (114/01/2018).

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved