Berita Banjarmasin
Ayo Lestarikan Pasar Terapung, Tidak Lupakan Wisata Lainnya!
Pemerintah pusat memasukan Festival Pasar Terapung sebagai agenda wisata Wonderfull Indonesia dan itu menjadi kebanggaan bagi kita.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah pusat memasukan Festival Pasar Terapung sebagai agenda wisata Wonderfull Indonesia dan itu menjadi kebanggaan bagi kita.
Terlebih menurut Armistyani, Ketua Dewan Pertimbangan Asita Kalsel, pemerintah daerah sendiri tidak melupakan Asita Kalsel sebagai ujung tombak pemasaran wisata. Karena travel-travel yang membikin paket wisata untuk daerah ini.
Travel sendiri dipastikan ada yang membawa rombongan dari luar berkunjung, di antaranya yang dipasarkan adalah pasar terapung di Banjarmasin.
Promosi pasar terapung ini sebenarnya sejak dulu sudah ada, sehingga orang luar negeri sendiri yang melihat dari televisi menjadi penasaran dan ingin langsung mengunjungi.
Baca: Hasil PSM Vs PSMS - Skor Akhir 1-2, Kemenangan Djanur di Kandang Persib Bandung
Letak pasar terapung di tengah kota Banjarmasin sangatlah bagus. Ini menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan lokal dan luar negeri.
Walaupun hanya setiap Sabtu dan Minggu tapi itu bagus sekali karena banyak para wisatawan yang ingin berkunjung.
Masukan untuk pemerintah baik kota maupun propinsi yang harus diperhatikan adalah kebersihan tempat wisata, kehiegenisan penjualan makanan, karena wisatawan selain melihat tempat wisata juga tertarik makanan daerah.
Baca: Hasil Kelantan FA Vs Persija, Skor Akhir 1-0, Imbas Gol Penalti sang Mantan
Pemerintah harus tetap melestarikan keberadaan pasar terapung, namun tentunya tidak melupakan wisata lainnya juga harus terus dibenahi dan dipertahankan keberadaannya.
Jangan sampai seperti pasar terapung Kuin yang mulai tergerus karena keberadaan pasar di darat yang dekat di lingkungan sekitar situ. Demikian pula pasar terapung Lokbaintan juga harus dijaga jangan sampai menghilang.
Dengan digiatkannya wisata khas lokal ini maka bisa menyumbang pendapatan asli daerah, apalagi bagi Banjarmasin yang tidak punya sumber daya alam.