Berita Tanahlaut

Keren! Dokter Perempuan di Pelosok Kalsel Ini Bikin Aplikasi Deteksi Pasien Hipertensi

Dokter Umum di Puskesmas Kurau, Kabupaten Tanahlaut saat ini menerapkan teknologi sebagai sarana mempermudah pekerjaan dan mendukung program

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Ernawati
Banjarmasinpost.co.id /Mukhtar Wahid
Annesia Mayasari (28) dokter umum yang bertugas di Puskesmas Kurau. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dokter Umum di Puskesmas Kurau, Kabupaten Tanahlaut saat ini menerapkan teknologi sebagai sarana mempermudah pekerjaan dan mendukung program gerakan masyarakat sehat (Germas)

Teknologi itu diyakini terobosan terbaru yang dibuat dokter di Puskesmas Kurau.

Jika sebelumnya totok rokok yang dirancang dokter Aulia Rachman .

Baca: Mahasiswi Ini Iklankan Layanan Seks Online Lewat Medsos, Setelah Deal Ternyata

Baca: Partai Besutan Rhoma Irama Mulai Ditinggalkan Kadernya Gara-gara Ini

Baca: Terungkap! 40 Tas Supermahal Koleksi Bupati Kukar Rita Widyasari dari Hermes Hingga Louis Vuitton

Ini model aplikasi deteksi hipertensi android. Aplikasi ini mampu menyimpan da mendata pasien hipertensi, seperti nama pasien, ukuran tensi darah, dugaan pengidap hipertensi, sekaligus resiko dan saran menekan angka hipertensi.

Penemu aplikasi itu, adalah Annesia Mayasari (28) dokter umum yang bertugas di Puskesmas Kurau.

Perempuan kelahiran Banjarmasin, 24 Juli 1989 ini, menilai warga di Kecamatan Kurau pengidap hipertensi sangat tinggi.

"Data pasien pengidap hipertensi itu selalu dikunjungi dan datanya hanya terkopi di komputer Puskesmas. Menggunakan aplikasi ini sangat mudah cukup di ponsel android sudah dapat mengetahui data pasien hipertensi," katanya.

Istri dokter Bramantya Wahyu Utama ini mengaku merancang aplikasi itu sekitar pertengahan 2017 lalu. Itu juga karena termotivasi rekannya, dokter Aulia Rachman.

Baca: LIVE STREAMING O Channel TV PSM Vs PSMS Malam Ini - Djajang Ingin Menang di Bandung

Baca: Live Streaming Bali United TV Bali United vs Tampines Rovers di LCA 2018 - Kabar Baik Spasojevic!

"Saya berharap aplikasi deteksi penyakit hipertensi yang sederhana dan memudahkan perawat desa atau bidan desa melakukan pengecekan dan kunjungan pasien dengan aplikasi tersebut," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved