Berita Banjarmasin

Kapolda Kalsel : Kasus Jembatan Mandastana Naik ke Penyidikan, Nama Tersangka Belakangan

Kasus runtuhnya jembatan Mandastana, Batola, yang ambruk tepat pada 17 Agustus 2017 lalu memasuki episode baru.

Kapolda Kalsel : Kasus Jembatan Mandastana Naik ke Penyidikan, Nama Tersangka Belakangan
dokumen
Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah melakukan pemeriksaan pihak-pihak terkait dan pengumpulan data selama sekitar lima bulan, kasus runtuhnya jembatan Mandastana, Batola, yang ambruk tepat pada 17 Agustus 2017 lalu memasuki episode baru.

Dimana kasus ini yang sebelumnya masih dalam tahap penyelidikan maka statusnya naik menjadi penyidikan.

Kapolda Brigjen Rachmat Mulyana disampingi Direktur Krimsus Kombes Rizal Irawan usai salat Jumat di Polda Kalsel, Jumat (19/1) siang membenarkan kasus ini statusnya telah naik ke penyidikan.

Baca: Bocah Kelas 1 SD yang Kecanduan Seks di Surabaya Kini Dilarang Pegang Ponsel Pintar, Ini Alasannya

Menurut Kapolda bahan-bahan keterangan telah mereka dapat melalui sesuai tahapannya meski begitu, tentunya pihak penyidik masih memerlukan keterangan pihak-pihak lain.

"Untuk penetapan tersangka belakangan. Yang jelas telah masuk ke penyidikan dan kita mencari keterangan sehingga betul-betul kasus tersebut jelas tindak pidana korupsinya," jelas Rachmat.

Fender jembatan masih utuh.
Fender jembatan masih utuh. (BANJARMASINPOST.co.id/a mas ramadhani)

Rachmat pun mengatakan untuk calon tersangka kasus ini pihaknya belum bisa berbicara dan untuk kerugian negara pun belum diketahui dan masih dihitung audit oleh BPKB dan belum keluar.

"Kita manu terus untuk kasus ini. Kalau maju kan kedepan," tuturnya. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved