Breaking News:

Misteri Tunggul Kuning Bagantung

Serem, Ada Anak Kecil Bisu Penunggu Tunggul Kuning Suka Menggangu Bayi atau Balita

Jin berupa anak kecil itu kabarnya suka mengganggu. Jin cilik tersebut juga disebut warga sekitar tunggul sebagai 'cucu kai (kakek).'

banjarmasinpost.co.id/salmah
Tunggul Bagantung di Sungai Banyiur, Teluk Tiram, Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jika ular kuning tanpa ekor kehadirannya tidak mengganggu, lain halnya dengan mahluk halus satu ini yang juga penunggu tunggul kuning bagantung.

Jin berupa anak kecil itu kabarnya suka mengganggu. Jin cilik tersebut juga disebut warga sekitar tunggul sebagai 'cucu kai (kakek).'

Kenapa disebut cucu kai? Karena menurut orang yang pernah melihat kejadian ganjil di situ, para penunggu tunggul adalah sebuah keluarga mahluk halus.

Dipaparkan Nenek Juwita, almarhum suaminya, Tamrin, pernah melihat sosok buaya putih menyeberang sungai dan adapula sekelompok keluarga di tunggul.

Baca: Sosok Ular Kuning Berbentuk Aneh Penghuni Tunggul, Kadang Muncul Kunjungi Bedakan Warga

Adapula orang yang pernah bermimpi menceritakan bahwa sosok buaya putih itu berkepala manusia, seperti buaya alam sebelah.

"Sekelompok orang terdiri keluarga itu kabarnya ada yang tua berjanggut panjang. Satu di antaranya masih kecil, lelaki, itu yang disebut cucu kai," terang Nenek Juwita.

Jin cilik tadi diakui memang suka mengganggu. Tapi yang diganggu atau dijahili biasanya bayi atau balita, sehingga kerap menangis atau rewel.

Dalam khasanah budaya Banjar, biasanya jika ada anak kecil yang sakitnya tidak biasa atau menangis dan rewel karena diganggu mahluk halus diistilahkan kapidaraan dan halus ditamba (diobati atau disembuhkan oleh orang yang paham).

Baca: Aneh, Ada yang Datang dari Surabaya demi Nazar di Tunggul Kuning Bagantung

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved