Gempa di Lebak Banten

Puluhan Warga Terluka, Satu Orang Meninggal akibat Gempa, Pangdam Siliwangi Evakuasi Korban

Di wilayah Cianjur, satu unit rumah semipermanen rusak, sedangkan korban jiwa mencapai delapan orang pelajar.

Editor: Elpianur Achmad
Para pegawai di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, berlarian menuju lapangan parkir menyelamatkan diri dari gempa(Rakhmat Nur Hakim/Kompas.com) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNG - Gempa berkekuatan 6,4 magnitudo yang berpusat di Lebak, Banten, menggoyang beberapa daerah, seperti Sukabumi, Cianjur, dan Garut. Bahkan getarannya terasa hingga ke Jakarta dan Bandung.

Menurut data dari Dandim dan Danrem di wilayah Kodam III/Siliwangi, di Kota Sukabumi sebanyak 10 rumah rusak, sedangkan di Kabupaten Sukabumi 12 rumah rusak. 

" Rumah rusak ringan 25 unit. Itu di Kota Sukabumi, sedangkan di Kabupaten nihil," kata Kapendam III/Siliwangi Kolonel Arh M Desi Ariyanto melalui keterangan tertulisnya, Selasa (23/1/2018).

Di wilayah Cianjur, satu unit rumah semipermanen rusak, sedangkan korban jiwa mencapai delapan orang pelajar.

"Di Bogor, info terakhir ada 135 rumah rusak berat," tuturnya.

Baca: Video Kepanikan Warga Saat Gempa di Banten, Karyawan Apartemen Berhamburan Keluar

Baca: Menikah Dengan Vicky Prasetyo, Angel Lelga Bilang Tak Mau Lagi Membahas Aman Jagau, Kenapa ya?

Baca: Kenapa SBY Tak Datang Melayat Sys NS Meninggal, Ternyata Begini Alasannya

Baca: Angel Lelga Berkomentar ini Ditanya Hubungan Lamanya dengan Rhoma Irama, Bikin Tertawa

Untuk wilayah titik pusat gempa di wilayah Banten, beberapa daerah terkena dampak. Di wilayah Serang satu rumah rusak berat, sedangkan di Pandeglang satu rumah dan satu bangunan sekolah rusak. 

Menurut Desi, lokasi terparah berada di wilayah Lebak. Sesuai laporan, sebanyak 474 bangunan terdiri dari rumah, kantor Koramil, dan masjid mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga berat.

"Untuk korban meninggal satu orang, luka berat satu, dan luka ringan satu," bebernya.

Mengetahui hal tersebut, Pangdam III/Siliwangi menginstruksikan pasukannya untuk turun ke lapangan. Selain mendata korban, pasukan TNI juga diminta untuk membantu korban terdampak.

"Intinya pasukan Siliwangi diminta untuk bergerak membantu," ujarnya.

Selain pasukan Kodam III/Siliwangi, pasukan Kopassus juga dikerahkan. Pasukan akan bahu-membahu membantu dan mengevakuasi korban.

"Kalau perlu nanti dikerahkan dapur lapangan dan mobil tangki untuk bantu masyarakat yang rumahnya rusak," ucapnya.

Berita ini telah tayang di KOMPAS.com berjudul: Satu Orang Meninggal akibat Gempa, Pangdam Siliwangi Kerahkan Bantuan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved