Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pembangunan Koneksi Jaringan Air Terpadu SPAM Banjarbakula Tahap Dua Dianggarkan Rp 187 Miliar

sejauh ini untuk pemasangan pipa besar dari jalur Mandikapau ke Pinus Banjarbaru, sudah bisa dan siap dioperasionalkan.

banjarmasinpost.co.id/elhami
Ilustrasi - PDAM Balangan memasang jaringan pipa di Kecamatan Batumandi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Koneksi jaringan air terpadu melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Banjarbakula, terus dilanjutkan.

Menurut Kepala Balai Sungai Wilayah (BWS) II, Dwi Purwantoro, program SPAM Banjarbakula yang ditangani oleh Balai sungai adalah sebanyak dua fase, dan itu dilakukan on schedule dan tepat waktu.

"Programnya dilakukan dari 2013 dan untuk kontrak fase kedua harus selesai 2019 dengan alokasi Rp 187 miliar," kata dia.

Dirincikannya, untuk Fase 1, total yang digarap ada sejauh 16,8 meter (mulai dari intake sampai pinus), sedangkan Fase 2, mulai dari Pinus sampai pematang panjang. Nah untuk yang Pinus ke Pematang Panjang ini sejauh 20 kilometer. Saat ini masih pelaksanaan.

Baca: Kejamnya Ibu ini Mengikat dan Menyeret Anak dengan Skuter di Jalan, Aksinya ini Dikritik Warganet

Baca: Ajaib, Uang Kuno Soekarno Ini Bisa Bergerak dan Melengkung Sendiri Saat Ditaruh di Tangan

Baca: Dulu Heboh Kawin Kecelakaan, Begini Kehidupan Putri Jamal Mirdad dan Suaminya Setelah 12 Tahun Nikah

Disebutkan dia, sejauh ini untuk pemasangan pipa besar dari jalur Mandikapau ke Pinus Banjarbaru, sudah bisa dan siap dioperasionalkan.

"Soal listriknya yang dulu digunakan genset, kini disiapkan intalasi listriknya sebesar 1000 Kilo Volt. Dan hari ini serahkan dan dikerjakan. Untuk gensetnya tetap disediakan untuk jaga jaga kalau terjadi padam," kata Dwi Purwantoro, Jumat (26/01/2018).

Disebutkan dia, kalkulasi intalasi listrik, adalah lebih irit jika dibandingkan dengan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional (solar) yang mana bisa menghabiskan Rp 40 juta se hari.

Baca: Menghilang, Dua Mantan Agen CIA Ternyata Berburu Harta Karun Pablo Escobar, Nilainya 665 Triliun

Diterangkan Dwi Purwantoro, dari Karangintan ke Pinus sekitar 17 Kilometer untuk diameter pipanya cukup besar yakni 710 milimeter.

"Itu dirancang bisa mengunakan dua pompa. Satu pompa bisa menghasilkan 400 liter per detik, disitu ada dua pompa sehingga bisa 800 liter per detik dan bahkan bisa sampai 1200 liter per detik kalau operasional semua," urai dia. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved