Berita Hulu Sungai Selatan

Petani di HSS Makin Bergairah Bercocok Tanam karena Ini

Produksi hasil pertanian di Hulu Sungai Selatan (HSS) khususnya untuk padi terus mengalami peningkatan.

Petani di HSS Makin Bergairah Bercocok Tanam karena Ini
www.deptan.go.id
Ilustrasi pertanian

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Produksi hasil pertanian di Hulu Sungai Selatan (HSS) khususnya untuk padi terus mengalami peningkatan.

Bahkan selama empat tahun terakhir, hasil produksi padi di Kabupaten HSS terus mengalami peningkat tiap tahunnya.

Para petani juga makin bersemangat bercocok tanam.

Kepala Dinas Pertanian HSS, Fathurrahman, Minggu, (28/1) mengatakan peningkatan produksi tanaman padi tidak lepas dari upaya petani, pemerintah dan semua pihak terkait yang bekerja keras untuk meningkatkan hasil produksi setiap tahunnya.

Baca: Wow, Orang Ini Memukau Penonton I Can See Your Voice Korea , Lihatlah Penampilannya

Baca: Kerap Posting Menu Bikin Sendiri untuk Anak Kembarnya, Cynthia Lamusu Diminta Warganet Lakukan Ini

"Bidang pertanian di HSS sangat potensial untuk dikembangkan dan mampu meningkatkan taraf hidup petani," katanya.

Untuk menunjang peningkatan hasil produksi pertanian di HSS, pihaknya juga selalu membantu para petani di HSS.

Sehingga para petani semakin bergairah dan bersemangat dalam mengerjakan lahannya.

Mulai dari memberikan alat dan mesin pertanian (Alsintan), perbaikan cetak sawah, pendampingan penyuluh, cetak sawah sampai pengendalian hama atau penyakit tanaman.

Selain itu, Pemkab HSS melalui pihak terkait juga melakukan jalan usaha tani, pengairan dan perbaikan fasilitas untuk menunjang pertanian di HSS.

Terkait dengan peningkatan produksi padi, pada musim 2014 dari luas tanam 47.487 Ha dengan hasil produksi padinya sebanyak 219.159 ton.

Pada 2015, dari luas tanam 47.146 Ha dengan hasil produksinya 232.948 ton. Selanjutnya 2016, dari luas tanam 51.450 Ha, hasil produksinya naik lagi menjadi 260.885 ton.

"Untuk 2017, dari luas tanam sekitar 53.311 Ha, hasil produksinya 267.297 ton. Ada peningkatan hasil produksi padi sekitar 6.412 ton dibandingkan tahun 2016 lalu,” bebernya.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved