Berita Kabupaten Banjar

Pansus Hak Angket Agendakan Panggil Baperjakat

Wakil Ketua Pansus Hak Angket Khairudin membenarkan pihaknya mengagendakan pemeriksaan lanjutan.

Pansus Hak Angket Agendakan Panggil Baperjakat
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Jawaban Ketua DPRD Banjar Soal Digelarnya Paripurna Hak Angket 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pansus Hak Angket DPRD Banjar kini semakin mendapatkan gambaran jelas yang terjadi dalam proses penempatan jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Banjar.

Indikasi kuat adanya penyimpangan dalam penempatan jabatan ini mereka dapatkan setelah Panitia Hak Angket melakukan pemeriksaan kepada 26 ASN di daerah ini.

Selanjutnya, pansus hak angket mengagendakan pemeriksaan terhadap Tim Baperjakat.

Wakil Ketua Pansus Hak Angket Khairudin membenarkan pihaknya mengagendakan pemeriksaan lanjutan.

Rencananya, panitia angket akan melakukan pemeriksaan terhadap tim Baperjakat Pemkab Banjar.

Pemeriksaan terhadap Baperjakat ini, bebernya, ditujukan untuk mensinkronkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan sebelumnya terhadap 26 orang ASN di Pemkab Banjar.

Baca: Astaga, Pria Ini Nekat Tinggalkan Istri dan Nikahi Putri Kandungnya, Saat Ditemukan Sudah Punya Bayi

"Kita akan dalami kepada tim baperjakat baik kepada sekda, kepala BKD terkait dengan penempatan pejabat yang dinilai tidak sesuai dengan UU ASN No5/2014, PP No11/2017 tentang Manajemen PNS serta Permendagri No 26/2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional, "ungkap Khairudin.

Khairudin mengatakan, terhadap pemeriksaan 26 saksi dari ASN pihaknya sudah menemukan adanya indikasi penyimpangan terutama terparah saat pelantikan 27 Oktober 2017.

Pelantikan saat itu, bebernya, menjadi puncak carut marutnya penempatan pejabat di Pemkab Banjar.

"Makanya kita agendakan memanggil tim baperjakat untuk memantapkan keterangan yang sudah didapat dari pemeriksaan sebelumnya," kata Khairudin.

Baca: Kenapa Ahmad Albar Tak Hadiri Pemakaman Yockie Suryo Prayogo, Iyek: Dia Sudah Seperti Saudara

Ketua Pansus Hak Angket Akhmad Rozanie mengatakan, hasil pemeriksaan yang mereka lakukan disampaikan secara menyeluruh pada saat sidang paripurna setelah masa tugas mereka berakhir, yakni 28 Februari 2018 mendatang.

Pansus Hak Angket, saat ini sudah memiliki data dan berbagai Informasi dari pemeriksaan yang telah dilakukan serta sudah memiliki sejumlah kesimpulan. Namun, masih diperlukan keterangan tambahan untuk memperkaya kesimpulan sehingga hasilnya bisa menjadi lebih akurat.

"Kami agendakan pekan ini pemeriksaan lanjutan. Dua hari tadi, Jumat dan Sabtu kami periksa 16 ASN," katanya. (*)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved