Berita Banjarbaru
Ngeri, Gelombang Capai Lima Meter, Nelayan Aluhaluh Pilih Batal Melaut
Gelombang tinggi membuat para nelayan pilih balik kanan tidak melakukan aktivitas melaut.
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Nelayan Aluhaluh gentar melaut.
Pasalnya, bila tetap dipaksakan melaut risikonya sangat berbahaya.
Gelombang tinggi membuat para nelayan pilih balik kanan tidak melakukan aktivitas melaut.
Polsek Aluhaluh melalui bhabinkamtibmas pun getol menyerukan akan keamanan beraktivitas bagi para nelayan.
"Gelombang tembus 3-5 meter di laut, nelayan balik kanan semua. Menunggu cuaca membaik ae. Ombak di laut yang sampai 3-5 mtr, kalau di darat stabil saja paling angin yang rancak ribut," ucap bhabinkamtibmas Polsek Aluhaluh Brigadir Eddy Yulisstiyo.
Baca: Waw, Penziarah Masjid Pusaka dari Luar Negeri Bukan Hanya Orang Muslim, Ini Alasan Mereka Datang
Baca: Perempuan Misterius ini Dapat Pujian Gubernur Anies Lantaran Tak Tidur Sampai Pagi, Ini Dia Sosoknya
Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Aluh-aluh Iptu M. Rojin juga memerintahkan kepada seluruh anggotanya yang bertugas di Polsek Aluhaluh agar selalu siaga menghadapi kondisi alam.
Layani masyarakat sepenuh hati.
Seperti yang diketahui, pemberitaan BPost online sebelumnya, peringatan dini kembali diinformasikan badan meteorologi klimatologi dan Geofisika stasiun meteorologi kelas II Syamsudin Noor.
Untuk kondisi cuaca Selasa (6/2), prakiraan cuaca kelautan agar diwaspadai gelombang tinggi mencapai tiga meter di laut Jawa bagian timur atau perairan Kalsel bagian selatan.
Kondisi perairan Kotabaru saja untuk maksimum gelombang tinggi capai dua meter.
Sama halnya dengan Laut Jawa bagian barat dan tengah juga capai dua meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/suasana-di-aluhaluh_20180206_133442.jpg)