Breaking News:

Terinspirasi Sheikh Mansour, Ustadz Yusuf Mansur Ingin Beli Real Madrid dan Manchester United

Manchester United merupakan klub favorit pendakwah, penulis buku, sekaligus pengusaha asli Betawi kelahiran Jakarta

Editor: Murhan
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Ustaz Yusuf Mansur bersama Indra Sjafri seusai mengisi acara Diskusi Sepak Bola Usia Dini yang Berlandaskan Agama dan Akhlak Mulia di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (6/2/2018) malam WIB. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gagasan mengejutkan dilontarkan Ustadz Yusuf Mansur. Dia berkeinginan membeli dua klub raksasa Eropa, yakni Real Madrid dan Manchester United.

Gagasan tersebut diungkapkan oleh Yusuf Mansur pada acara Diskusi Sepak Bola Usia Dini yang Berlandaskan Agama dan Akhlak Mulia, Selasa (6/2/2018), di Kota Batu, Jawa Timur.

Manchester United merupakan klub favorit pendakwah, penulis buku, sekaligus pengusaha asli Betawi kelahiran Jakarta, 41 tahun silam itu.

Kecintaan Yusuf Mansur kepada Manchester United diperlihatkannya dengan berkunjung langsung ke Stadion Old Trafford, Manchester, untuk menyaksikan duel kontra Arsenal 14 bulan lalu.

Tidak hanya membeli, Yusuf Mansur juga punya rencana untuk mengubah nama kedua klub kaya itu.

“Saya sering bercanda seperti ini, nanti saya beli Real Madrid, kemudian saya ubah namanya," ucap Yusuf Mansur sembari bercanda.

Baca: Jadwal Valencia Vs Barcelona di Semifinal Copa Del Rey - Misteri Pendamping Samuel Umtiti

"Begitu juga dengan Manchester United, saya akan beli dan ganti nama.”

Meksi bercanda, Yusuf Mansur menegaskan, membeli Real Madrid dan Manchester United bukan mustahil.

Namun, sebagai pengusaha Yusuf Mansur sangat sadar, pembelian itu harus dilakukan lewat sebuah usaha, perhitungan, dan skema ekonomi yang matang.

“Buktinya, saudara saya, Sheikh Mansour (bin Zayed Al Nahyan), bisa membeli Manchester City. Tinggal Yusuf saja yang kurang kan?” tutur Yusuf Mansur sembari tertawa.

Yusuf Mansur (keempat dari kiri), Djoko Purwoko (keempat dari kanan), dan Indra Sjafrie (ketiga dari kanan) saat mengisi acara Diskusi Sepak Bola Usia Dini yang Berlandaskan Agama dan Akhlak Mulia di Kota Batu, Jawa Timur, Senin (6/2/2018) malam WIB.
Yusuf Mansur (keempat dari kiri), Djoko Purwoko (keempat dari kanan), dan Indra Sjafrie (ketiga dari kanan) saat mengisi acara Diskusi Sepak Bola Usia Dini yang Berlandaskan Agama dan Akhlak Mulia di Kota Batu, Jawa Timur, Senin (6/2/2018) malam WIB. (SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM)

Niat Yusuf Mansur membeli Manchester United sebetulnya bukan gagasan baru, bahkan telah terlontar beberapa kali.

Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 27 Minggu Ini : Panas! Derby London Utara Tottenham vs Arsenal

Pada akhir Januari 2018, misalnya, pria bernama asli Jam'an Nurkhatib Mansur itu bukan hanya ingin membeli Manchester United, melainkan juga Manchester City, termasuk Real Madrid dan dua bintang dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Sepak Bola Indonesia

Yusuf Mansur memang mulai dikenal dekat dan aktif terlibat di dunia sepak bola Indonesia.

Beberapa waktu lalu, pemilik PT PayTren Asset Management itu masuk dalam jajaran pengurus Persika Karawang.

Ayah lima anak itu bahkan baru saja didapuk menjadi Presiden Kehormatan Malang Unitedm klub Liga 3.

Belum lama ini, melalui informasi Indra Sjafri, Yusuf Mansur juga diketahui menggelar pertemuan dengan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Baca: Jadwal Piala FA Round 4 Malam Ini - Tottenham Hotspur vs Newport Country, Panggung Harry Kane Lagi

Dalam pertemuan itu, Arief menawarkan kepada Yusuf Mansur untuk mengelola Persikota Tangerang.

Menurut Yusuf Mansur, sebenarnya potensi sepak bola Indonesia cukup besar.

Namun, selama ini masih belum dikelola dengan cara yang baik.

Salah satu yang menjadi sorotan Yusuf Mansur adalah soal fasilitas bermain sepak bola yang kurang memadai.

Baca: Hasil Badminton Asia Team Championships 2018 Malam Ini - Tim Indonesia Gilas Filipina 5-0

Yusuf Mansur melihat Indonesia masih belum memiliki banyak fasilitas sepak bola sesuai standar.

Salah satu kebutuhan yang paling mendasar tentu saja lapangan, yang kebanyakan kualitasnya masih sangat memprihatinkan.

“Pemain kita bermain di lapangan yang rumputnya tidak standar."

"Jadi kalau bermain di lapangan bagus, mereka pasti kaget juga."

"Untuk itulah, kami berupaya terlibat dalam membangun sepak bola Indonesia,” tandas Yusuf Mansur.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved