Saraba Kawa
Wow! Nilai Pemantauan Pertama Adipura, Tabalong Ternyata Sudah Capai Target
Ekspose yang dihadiri perwakilan SKPD terkait, perusahaan, perbankan dan penggiat lingkungan di Aula Penghulu Rasyid, Kamis (8/2/2018).
Penulis: Dony Usman | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Hasil penilaian pemantauan pertama Adipura 2017/2018 yang November tadi, disampaikan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan.
Ekspose yang dihadiri perwakilan SKPD terkait, perusahaan, perbankan dan penggiat lingkungan di Aula Penghulu Rasyid, Kamis (8/2/2018).
Dari data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Kabupaten Tabalong telah memenuhi batas minimal 75.00.
Secara keseluruhan rata-rata nilai adipura Kabupaten Tabalong berada di angka 76,88, dengan indikator unggulan dari Taman Kota, Hutan Kota dan Perairan Terbuka yang berada di 80,00 keatas.
Baca: BINUANG BERPESTA! Zaskia Gotik, Via Vallen, Ayu Ting Ting dan Artis Lainnya Bakal Datang Minggu
Baca: VIDEO - Rambut dan Kulit Kepala Terkelupas, Hebatnya Perempuan Ini Masih Sadar
Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Spanyol di SCTV Pekan 23 : Pemanasan Liga Champions Real Madrid
"Untuk tabalong sudah memenuhi target untuk dilakukan pemantauan kedua,” ujar H Ninuk Martini, selaku Kabid Pengelolaan Persampahan Limbah B3 dan Kemitraan Dinas Lingkungan hidup Provinsi Kalimantan Selatan.
Disampaikannya juga Kabupaten Tabalong dari 17 indikator yang dinilai terdapat beberapa indikator yang masih harus perlu perhatian lebih.
“Indikator tersebut yaitu pasar, pertokoan, permukiman dan pengolahan sampah yang utama,” nilainya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Rowi Rawatianice, mengatakan, pihaknya sudah mengagendakan rapat pada hari senin dengan instansi terkait agar bisa meningkatkan nilai adipura pada pemantauan pertama.
“Nantinya kami akan membahas apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut seperti penataan pasar, dan kebersihan pasar itu sendiri termasuk permukiman dan pengolahan sampah,” sampai Rowi.
Sementara itu, Bupati Tabalong yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Marzuki Hakim, mengatakan, keberhasilan kabupaten Tabalong yang telah melebihi target pada pemantauan pertama ini merupakan bentuk tingginya komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih.
“Kita berharap kondisi lingkungan kita bersih tidak hanya ketika dipantau oleh tim penilai adipura, melainkan harus terus menerus berkelanjutan,” pungkasnya.(*/AOL)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/suasana-saat-ekpose-hasil-penilaian-dari-pemantauan-pertama-adipura-tabalong_20180209_175203.jpg)