Bus Terguling di Subang

Pemandi Jenazah Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Tanjakan Emen, Patah-patah dan Bengkok

Aroma amis pun tercium menyengat menusuk hidung. Suasana haru biru tak terbendung.

Pemandi Jenazah Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Tanjakan Emen, Patah-patah dan Bengkok
kompas.com
Makam atau kuburan massal di Taman Pemakaman Umum Legoso, Pisangan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Kuburan massal itu disiapkan untuk warga setempat yang tewas dalam kecelakaan di kawasan tanjakan emen, Subang. 

Baca: Jokowi JK Berpeluang Maju Lagi di Pilpres 2019

Wanita berusia 46 tahun itu sebenarnya merupakan pemandi jenazah yang berasal dari Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Yulianti pun langsung bergegas setelah pihak rumah sakit menghubunginya.

"Saya langsung berangkat aja, kan sudah tahu juga kabar kecelakaan ini. Sebagai bentuk sosial juga, soalnya memang kekurangan amil perempuan," ucapnya.

Pasalnya para korban yang meninggal dunia dalam peristiwa itu mayoritas wanita. Hanya satu orang saja korban pria.

"Ada 26 jenazah wanita, dan saya bantu memandikan. Satu orang amil kebagian memandikan empat sampai lima jenazah," kata Yulianti.

Menurutnya ini merupakan pengalaman pertama bagi dirinya. Memandikan mayat sebanyak itu dalam tragedi kecelakaan.

"Kondisi jenazah yang dimandikan sudah tidak normal keadaannya. Banyak tulang yang patah sehingga tidak seperti semula. Mulai dari tangan dan kaki yang kelihatannya sudah membengkok," paparnya.

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved