Berita Internasional

Skandal Seks dan Sewa Pelacur Para Staf Saat di Haiti Terungkap, Oxfam Jadi Bulan-bulanan

investigasi internal Oxfam menyebabkan empat orang dipecat dan tiga orang lainnya mengundurkan diri, termasuk direktur Oxfam.

Skandal Seks dan Sewa Pelacur Para Staf Saat di Haiti Terungkap, Oxfam Jadi Bulan-bulanan
Reuters
Pemerintah Inggris menyalurkan bantuan kemanusian melalui Oxfam sebanyak £32 juta atau sekitar Rp550 miliar tahun lalu. 

Baca: Jadwal Siaran Langsung Indosiar Bali United vs Sriwijaya FC Leg 2 Semifinal Piala Presiden Malam Ini

Dia mengatakan sedang mempertimbangkan apakah Oxfam pantas untuk terus menerima dana dari pemerintah. Tahun lalu pemerintah Inggris menyalurkan bantuan kemanusian melalui Oxfam sebanyak £32 juta (lebih dari Rp550 miliar).

Apa yang terjadi, kapan?
Perilaku tak patut staf Oxfam yang dituduhkan itu terjadi di Haiti tahun 2011, namun baru terungkap dalam sebuah laporan di Times pada hari Jumat pekan lalu, yang menyebutkan bahwa direktur Oxfam Haiti, Roland van Hauwermeiren, diduga menggunakan jasa pelacur di sebuah vila yang disewa untuknya oleh Oxfam pasca gempa 2010.

Dilaporkan bahwa Oxfam tahu tentang tuduhan tersebut pada saat itu dan membuat penyelidikan internal, yang mengakibatkan empat anggota staf dipecat.

Tiga lainnya, termasuk van Hauwermeiren, diizinkan mengundurkan diri sebelum akhir penyelidikan.

Hauwermeiren kemudian bekerja di lembaga kemanusiaan lain, namun Oxfam mengatakan bahwa mereka tidak memberikan surat referensi positif.

Oxfam mengatakan bahwa mereka membuat laporan publik pada saat itu yang menyebut bahwa telah trjadi "perilaku tak patut yang serius" di Haiti dan mengeluarkan siaran pers tentang itu - namun tidak memberikan rinciannya.

Baca: 10 Fakta Pesta Pernikahan Mewah 10 Hari Putra Raja Tambang Kalimantan H Ciut, Habiskan 12 Miliar?

Mereka menceritakan kepada Komisi Bantuan bahwa mereka melakukan penyelidikan terhadap perilaku seksual tidak patut, perisakan, pelecehan dan intimidasi staf, namun tetap tidak mengungkapkan rincian peristiwanya.

Komisi bantuan tidak mengambil tindakan lebih lanjut pada saat itu, namun kemudian menyatakan bahwa mereka akan mengambil langkah lain jika mengetahui semua fakta dan kejadiannya.

Kepala eksekutif Oxfam, Mark Goldring, mengatakan kepada BBC bahwa mengungkapkan rincian tuduhannya pada saat itu bisa menarik "perhatian ekstrem" terhadap mereka, yang menurutnya tidak akan menguntungkan siapa pun. (BBC)

Berita ini telah ditayangkan di BBC Indonesia berjudul: Skandal seks dan sewa pelacur di Haiti, Oxfam jadi bulan-bulanan

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved