Berita Banjarmasin

VIDEO: Kasihan, Tak Jauh dari Pusat Kota Banjarmasin Keluarga Ini Tinggal di Gubuk Nyaris Ambruk

Jika suasana dingin dan hujan deras biasanya menjadi dambaan setiap orang sebagai pengantar tidurnya nyaman guna mengusir

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jika suasana dingin dan hujan deras biasanya menjadi dambaan setiap orang sebagai pengantar tidurnya nyaman guna mengusir rasa penat.

Namun bagi Aliansyah beserta keluarga, warga RT 22 Gang Ciri Mekar, Jalan Antasan Raden, Kelurahan Teluk Tiram Darat, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, malah memaksanya harus bergadang.

Wilayah tempat tinggal Aliansyah ini hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari Balaikota sebagai pusat pemerintahan Kota Banjarmasin.

Duduk beralasakan sebuah tilam sembari menunggu hujan reda, jejeran wadah kecil pun kerap menghiasi lantai rumahnya saat hujan turun melanda.

Baca: Biasanya Tampil Modis dan Elegan, Begini Penampakan Roro Fitria Saat Ekpose Kepolisian

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Europa SCTV Malam Ini, Arsenal Tanpa Aubameyang

Ya, hal itu ia lakukan lantaran atap rumahnya yang kini berangsur rusak. Sehingga saat hujan turun mengguyur pemukimannya, kesibukan kecil lun tak pelak meliputi mereka guna mengantisipasi rembesan air.

"Iya. Bahkan kadang-kadang demi menunggu hujan reda, kami pun harus bergadang berjam-jam," ujarnya, Rabu (14/2/2018).

Hidup di bawah garis kemiskinan ternyata membuat Aliansyah hanya bisa pasrah dengan kondisinya saat ini.

Aliansyah tidak mampu memperbaiki dinding dan penyangga rumahnya yang reyot, begitu juga lantainya yang kini anjlok.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved