Berita Hulu Sungai Selatan

NEWSVIDEO: Kejari HSS Musnahkan Puluhan Ribu Obat Terlarang

Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan (HSS) melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan (HSS) melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, Rabu, (21/2/2018) di halaman Kantor Kejari HSS.

Pemusnahan barang bukti itu langsung dipimpin oleh Kajari HSS Sugeng Riadi bersama dengan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari HSS, Romulus.

Pada kegiatan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum itu juga dihadiri Asisten 1 Setda HSS Tafrinsyah, Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK, Dandim 1003 Kandangan Letkol INF Gufron, Ketua Pengadilan Negeri Kandangan Sukri Sukimin dan sejumlah pejabat lainnya.

Baca: Pejabat Ini Langsung Duduk di Kursi Karja Bupati, Mengaku Juriat Datu Kalampayan Martapura

Barang bukti yang dimusnahkan seperti narkotika jenis sabu sabu seberat 20,02 gram, ectasy 1/2 butir, carnophen 43.795 butir, dextro 2.095 butir, dexitab 457 butir, double L 90.000 butir, berbagai macam kosmetik dan alat kecantikan sebanyak 579 buah.

Selanjutnya ada ponsel berbagai merk sebanyak 45 buah, 33 senjata tajam, satu SIM palsu, berbagai macam alat pertambangan seperti pipa paralon, karpet penyaring pasir, peralatan setrum hingga berbagai macam minuman beralkohol.

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara dibakar untuk jenis obat-obat terlarang dan barang bukti lainnya. Khusus untuk senjata tajam dimusnahkan dengan cara di potong-potong dengan menggunakan mesin gerindera pemotong.

Baca: Wow! Harta Karun 61 Miliar Ditemukan, Salah Satunya Koin Emas Langka Milik Raja Spanyol Phillip V

Setelah dibakar dan dipotong-potong, hingga dirusak selanjutnya barang bukti ditimbun ke dalam tanah sehingga barang bukti tidak bisa lagi dipergunakan.

Setelah pemusnahan barang bukti dilakukan penandatangan berita acara pemusnahan barang bukti oleh para pejabat yang hadir sebagai saksi kegiatan pemusnahan barang bukti.

Kepala Kejari HSS, Sugeng Riadi mengatakan pemusnahan ini merupakan tugas dari kejaksaan sebagai pelaksana putusan, dan agar barang bukti tersebut tidak dipergunakan lagi.

"Barang bukti yang dimusnahkan mulai dari narkotika, obat-obatan, senjata tajam dan tindak pidana lainnya," katanya.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari Agustus 2017 hingga Februari 2018.

Kasi Pidum HSS Romulus sebagai pelaksana kegiatan pemusnahan barang bukti menambahkan bahwa dengan dimusnahkan barang bukti itu sebagai bukti kinerja dari Kejari HSS.(Banjarmasin Post/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved