Surga di Belantara HST

Rampah Tarawe, Air Terjun Terpendam di Desa Datarajab Hantakan

Bagi yang suka ke wisata air terjun, Rampah Tarawe juga direkomendasikan untuk dikunjungi.

Tayang:
Penulis: Hanani | Editor: Ernawati
via BANJARMASINPOST.co.id/hanani
(Foto: Mas Adi Yannor) Air Terjun Rampah Tarawe saat kondisi air sungai dalam di Desa Datarajab Kecamata Hantakan, HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bagi yang suka ke wisata air terjun, Rampah Tarawe juga direkomendasikan untuk dikunjungi.

Namun, disarankan, jika ingin ke sana, harus menggunakan jasa pemandu dari desa setempat.

Selain sebagai penunjuka jalan, karena akses ke sana masih hutan liar, juga untuk keamanan wisatawan sendiri.

Baca: Sule dan Andre Sukses Bikin Dua Pebalap Moto GP, Dani Pedrosa dan Marc Marquez Terbahak-Bahak

Baca: Kemping di Gunung di Hulu Sungai Tengah Ini Berasa Negeri di Atas Awan

Selain itu, direkomendasikan berkunjung saat kondisi air sungai dalam, karena air terjunnya akan lebih indah.

Meski demikian, harus sabar pula menghadapi kondisi jalan yang becek, saat menuju Desa Datarajab, di Kecamatan Hantakan, HST, dimana perjalananmenuju air terjun dimulai.

Untuk sampai ke air terjun Rampah Tarawe ada dua lokasi. Pertama, dari Barabai-Hantakan-Desa Alat-Arangani, Gunung Malawin,Datarajab.

“Ini rute pendek, dengan jarak sekitar 25 kilometer,” ungkap M Mas Adi Yannor, pencinta wisata petualangan Alam Meratus HST dari Barabai.

Meski pendek ruteini tegolong ekstrem, karena jalan antara Arangani dan Datar Ajab kondisi jalannya rusak Parah.

Baca: Penampakan Gua Sawar di Pedalaman Meratus yang Disebut Mirip Panggung Spektakuler

Baca: Partai Garuda Paling Banyak Dicari di Google, yang Kedua Partai Tommy Soeharto

“Licin dengan tanjakan yang cukup tinggi. Hanya yang berjiwa petualang, suka tantangan yang bisa mencapai air terjun ini,” ungkapnya.

Sedangkan rute kedua, dari Barabai, bisa melewati Birayag-Wawai-Batutangga, Tandilang-Datarajab dengan panjang jalan sekitar 35 kilometer.

Namun, rute ini bisa ditempuh dengan semua jenis sepeda motor, termasuk motor matik. Dengan catatan motornya tetap harus 'fit'.

Bahkan bisa dicapai dengan kendaraan roda empat, namun tak direkomendasikan jenis sedan atau city car.

Dari desa Tandilang menuju Datang Ajab, kondisi jalannya aspal yang sudah terkelupas, dan banyak jembatan yang rusak parah.

Sesampai di Datarajab, disitulah kita harus berjalan kaki, melewati puluhan sungai, hingga tanjakan-tanjakan.

Sekitar 1, 5 jam, berjalan kaki, baru bisa menikmati air terjun yang tak kalah indahnya dengan sejumlah air terjun di Batangalai Timur.

Di sana pengunjung bisa berfoto-foto, atau berbasah –basah merasakan percikan air dari atas pegunungan Meratus tersebut, dengan suasana tenag dan sejuk, sesekali terdengan kicauan burung dan bunyi binatang khas hutan. (banjarmsinpost.co.id/hanani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved