Menguak Tradisi Jalan Liuk Balangan

Jalan Liuk, Tradisi Turun Temurun Masyarakat Balangan yang Hanya Ada di Pesta Perkawinan

Tradisi tersebut adalah Tradisi Jalan Liuk, konon informasi yang dihimpun, tradisi ini sudah ada sekitar 60 tahun

Jalan Liuk, Tradisi Turun Temurun Masyarakat Balangan yang Hanya Ada di Pesta Perkawinan
elhami
Tradisi Jalan Liuk ini berasal dari kebudayaan masyarakat Balangan saat hiburan di Pesta Perkawinan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Di Kabupaten Balangan, terutama di Kecamatan Juai, tepatnya di Desa Marias ada tradisi unik yang turun temurun digelar hanya pada saat pesta perkawinan.

Tradisi tersebut adalah Tradisi Jalan Liuk, konon informasi yang dihimpun, tradisi ini sudah ada sekitar 60 tahun yang lalu, hingga kini masih dipertahankan dan tetap digelar.

Baca: Hasil Liga Inggris Sabtu 24 Februari 2018 - Everton Kalah Lagi, Liverpool Naik ke Posisi Dua

Baca: Hasil Liga Spanyol - Real Madrid Vs Alaves, Sudah Hampir 2 Tahun Trio BBC Tak Seganas Ini!

Baca: 5 Tewas Keracunan Gas di Kapal di Pelabuhan Martapura Baru, Begini Kronologi Versi Pelindo III

Pelestari tradisi ini, Ahmad Kusasi mengatakan, diperkirakan tradisi ini merupakan tradisi orang 'bahari' (dahulu), selain di Juai juga ada di Lampihong dan Awayan, namun hanya penyebutan nama yang berbeda, serta teknis pelaksanaanya.

Di Awayan nama tradisi ini lebih dikenal Baliliukan, sementara di Lampihong dikenal Balawang Tujuh Bagunung Api, tetapi isensi dari tradisi ini tetap sama.

‪"Tradisi Jalan Liuk ini berasal dari kebudayaan hiburan orang bahari yang mana hiburan ini memiliki makna yang dalam," ujarnya.(Banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved