Breaking News:

PON Papua

Dicoret Namanya dari Atlet yang Berangkat ke PON Papua, Nafain Tetap Semangat

Muhammad Bazegar Nafain salah satu atlet Waja Sampai Kaputing (Wasaka) KONI Kalsel namanya terpaksa di coret

Penulis: Burhani Yunus | Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak dipertandingkan cabang olahraga sepeda di PON XX Papua 2020 berdampak pada atlet sepeda di Banua ini.

Muhammad Bazegar Nafain salah satu atlet Waja Sampai Kaputing (Wasaka) KONI Kalsel namanya terpaksa di coret dari atlet binaan KONI Kalsel. Muhammad Bazegar Nafain yang merupakan atlet balap sepada BMX asal Banjarbaru yang tersebut merupakan atlet peraih medali perak Kejurnas Balap Sepeda 2017.

Lantaran balap sepeda tidak dipertandingkan di PON Papua sehingga KONI Kalsel mencoret Nafain sebagai atlet Pratama Wasaka KONI Kalsel.

H Zuhdi Sekeretaris Ikatan Sepada Sport Indonesia tidak membantah atletnya dicoret dari anggota atlet unggulan Wasaka KONI Kalsel.

"Ya benar nama Nafain telah dicoret dari anggota Wasaka KONI Kalsel karena balap sepeda tidak dipertandingkan di PON XX 2020," kata H Zuhdi.

H Zuhdi mengaku pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa lantaran Papua sebagai tuan rumah PON XX 2020 tidak mempertandingkan cabang olahraga balap sepeda.

Andre ayah Nafain mengatakan, saat ini Muhammad Bazegar Nafain sedangkan seriusnya latihan di camp latihan balap sepeda di Surabaya. "Akses komunikasi ke di tempat latihan Nafain sangat sulit karena atlet yang ada di camp latihan sepeda susah dihubungi," kata Andre.

Andre berharap adan pertamanya tersebut tetap semangat latihan, kendati balap sepeda tidak dipertandingkan di PON. "Nafain masih berusia 17 tahun perjalannya masih panjang menjadi atlet balap sepeda," kata Andre. (buy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved