Berita Tanahlaut

Habis Berenang Murid SD Sakit, Polisi Beri Garis Polisi di Pintu Kolam Renang

Simon (11) murid sekolah dasar di Pelaihari yang jatuh sakit seusai berenang di kolam renang Tirta Kenanga

Habis Berenang Murid SD Sakit, Polisi Beri Garis Polisi di Pintu Kolam Renang
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Polisi memberi garis polisi di pintu kolam renang Tirta Kenanga pasca polemik.di media sosial, Senin (26/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Simon (11) murid sekolah dasar di Pelaihari yang jatuh sakit seusai berenang di kolam renang Tirta Kenanga, sudah dinyatakan sembuh oleh dokter Rumah Sakit Swasta di Kota Banjarmasin.

Keponakan Rina, warga Kelurahan Angsau itu sempat menjalani rawat inap di RSUD Hadji Boejasin di Pelaihari.

"Keponakan dirawat inap di ruang Anak 1B. Cuma dua hari saja, orangtunya minta dirujuk ke rumah sakit di Banjarmasin," katanya.

Baca: Hasil Akhir Sriwijaya FC Vs Madura United, 26 Februari 2018 - Skor 2-0, Berkah 2 Tendangan Bebas

Orangtua pasien diduga khawatir karena harus menunggu dokter spesialis tiba hari ini, sehingga memilih membawa anaknya ke rumah sakit swasta di Kota Banjarmasin.

"Syukurnya sudah sembuh. Hari ini sudah dibolehkan rawat jalan," ujar Rina.

Sementara, akibat tutupnya kolam renang, atlet renang belum boleh berlatih.
Itu karena garis polisi dipasang menunggu hasil pengujian air kolam renang Tirta Kenanga tuntas.

Pelatih renang, Syamsul Arif mengaku anak didiknya khususnya atlet direhabilitasi yang akan berlomba terpaksa tidak latihan.

Baca: Ingat Registrasi Kartu SIM Terakhir 28 Februari 2018, Jika Tidak Akan Kena 5 Ancaman Blokir

"Semoga permasalahan kolam itu segera tuntas. Ini agar anak didik kami latihan," katanya.

Guru olahraga di SDN Pelaihari 4 ini mengaku siswa yang baru diajak renang tidak ada yang sakit seperti yang dihebohkan di media sosial.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut, Junaidi mengaku tidak ada laporan dari fasilitas kesehatan terkait pasien yang dirawat seusia berenang.

"Informasinya banyak yang berobat di dokter praktek. Anak saya saja lima hari sakit saya bawa ke dokter spesialis anak. Alhamdulillah ini sudah sembuh," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved