Berita Kabupaten Banjar

Zaini Yakin Gundukan Tanah Itu Bukan Rumah Rayap Tapi Makam Yang Terangkat

Areal pemakaman tua di Desa Telok Selong Kecamatan Martapura Barat kini selalu ramai oleh penziarah.

Tayang:
Penulis: Hari Widodo | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Areal pemakaman tua di Desa Telok Selong Kecamatan Martapura Barat kini selalu ramai oleh penziarah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Areal pemakaman tua di Desa Telok Selong Kecamatan Martapura Barat kini selalu ramai oleh penziarah.

Ratusan warga silih berganti berziarah ke areal pemakaman yang diantaranya dikenali adalah makam Pangeran Toha dan Ratu Salimah yang juga mertua dari Syech Arsyad Albanjari atau yang dikenal dengan Datu Kelampayan.

Namun belakangan ini penziarah fokus ke sebuah gundukan tanah yang mirip dengan rumah rayap.

Baca: Esok Terakhir Registrasi Ulang Kartu SIM, Jika Tetap Gagal, Lakukan Langkah Ini

Di gundukan tersebut, kini tertutup oleh kain kuning serta bunga. Penziarah yang datang pun lebih banyak duduk di depan gundukan tersebut seraya membaca surah Yassin dan bertahlil.

Seperti yang dilakukan rombongan penziarah dari Cempaka, Banjarbaru.

Mereka terlihat duduk dibawah tenda terpal dan membaca surah Yassin.

Baca: Ustadz Abdul Somad: Saya Kira Anak Kuliahan Mana, Ternyata Bupati Tanahbumbu yang Menjemput

M Zaini yang memimpin pembacaan Yassin rombongan dari Cempaka mengatakan, mereka tengah melakukan wisata ziarah ke makam-makam ulama salah satunya di makam tua Telok Selong ini.

Dia pun meyakini, gundukan tanah itu didalamnya adalah sebuah makam. Tapi, ini bukanlah rumah rayap melainkan makamnya yang terangkat.

"Kalau munggu atau rumah rayap tanahnya tidak hitam tetapi merah tanah liat. Disekitarnya kan ini tenggelam sehingga makam itu terangkat..liat saja, itu kan tanahnya masih naik," ujar Zaini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved