Berita Kalteng

37 Unit Kendaraan Tidak Taat Aturan Lalu lintas Ditilang Tim Gabungan Barsel, Ini Pelanggarannya

Penertiban tidak hanya dilakukan untuk kendaraan sepeda motor saja, tetapi juga kendaraan lainnya termasuk truk bak terbuka.

37 Unit Kendaraan Tidak Taat Aturan Lalu lintas Ditilang Tim Gabungan Barsel, Ini Pelanggarannya
(istimewa)
Pengendara sepeda motor yang tidak taat juga dikenakan tilang oleh tim gabungan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BUNTOK - Sebanyak 37 unit kendaraan roda dua dan roda empat pengangkut barang yang saat beroperasi tidak mematuhi ketentuan berlalulintas terjaring oleh tim gabungan Dishub, Polantas, PM dan Satpol PP di Barito Selatan, Kalteng, Rabu (28/2/2018).

Penertiban tidak hanya dilakukan untuk kendaraan sepeda motor saja, tetapi juga kendaraan lainnya termasuk truk bak terbuka yang selama ini banyak keluar masuk di Barsel yang berasal dari Kalsel.

Penertiban terutama untuk kendaraan yang mengangkut barang melebihi kapasitas, yang selama ini sering luput dari pantauan petugas, karena truk tersebut, kerap menyebabkan kerusakan jalan.

Baca: Tak Mau Masuk Penjara Sendiri, Roro Fitria Bernyanyi dan Beberkan 5 Nama Artis yang Konsumsi Narkoba

Kegiatan penertiban angkutan yang digelar tersebut berhasil menilang pengendara dengan jumlah pelanggaran yang di tilang sebanyak 37 unit kendaraan.

"Pelanggaran yang dilakukan hingga penilangan tersebut kebanyakan pelanggaran persyaratan teknis dan truk yang melebihi muatan, juga ada pelanggaran lainnya juga dilakukan penilangan,"ujarnya.

Kepala Balai Pengujian Dishub Barsel, I Wayan Sudiarta , Rabu (28/2/2018) mengatakan, pihaknya memang hampir tiga tahun ini tidak melakukan razia, sehingga kegiatan tersebut dimulai kembali, agar pengendara tertib berlalulintas.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Persija Jakarta vs Tampines Rovers di RCTI Malam Ini: Poin Perdana!

"Kami mulai lagi kegiatan ini agar pengendara lebih tertib, memang untuk truk angkutan barang dan sembako kebanyakan berasal dari Kalsel yang lewat, ini juga harus sesuai ketentuan saat lewat jalan di Barsel,"ujarnya.

Dia berharap, ketika kendaraan terutama truk yang lewat harus sesuai kapasitas kemampuan jalan sehingga tidak terjadi kerusakan jalan akibat truk angkutan yang lewat melebihi kemampuan jalan delapan ton,"ujarnya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved