Jendela Dunia

Selingkuh, Istri Marah saat Suami Pingsan Alat Vitalnya Dipotong Kemudian Dibuang ke Toilet

Urusannya bukan semata-mata ancaman berakhir di pengadilan, tapi bisa membuat kejantanan seorang suami

Selingkuh, Istri Marah saat Suami Pingsan Alat Vitalnya Dipotong Kemudian Dibuang ke Toilet
SHUTTERSTOCK
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JALANDHAR - Nekat selingkuh dan ketahuan oleh istri, siap-siap merana seumur hidup.

Urusannya bukan semata-mata ancaman berakhir di pengadilan, tapi bisa membuat kejantanan seorang suami lenyap dalam waktu singkat.

Baca: Tak Mau Masuk Penjara Sendiri, Roro Fitria Bernyanyi dan Beberkan 5 Nama Artis yang Konsumsi Narkoba

Ini bukan isapan jempol.

Azad, seorang suami di Jalandhar sudah membuktikan sendiri betapa aksi nekatnya selingkuh membuatnya harus kehilangan alat kelamin sepanjang hayatnya.

Baca: Mungkinkah Sridevi Dibunuh? Tewas karena Tenggelam, Polisi Larang Suaminya Tinggalkan Dubai

Adalah Sukhwant Kaur yang nekat memberi 'hukuman' pada suaminya itu dengan memotong alat kelaminnya.

Sisa potongan itu dibuangnya begitu saja ke toilet.

Aksi 'kejam' Sukhwant Kaur itu memaksa suaminya harus mendapat pertolongan medis karena dalam kondisi kritis di rumah sakit akibat pendarahan hebat.

Baca: Ustadz Abdul Somad: Saya Kira Anak Kuliahan Mana, Ternyata Bupati Tanahbumbu yang Menjemput

"Si wanita itu memukul suaminya terlebih dulu hingga pingsan. Lalu alat kelaminnya dipoting pakai pisau dan kemudian dibuang ke toilet," terang seoran pejabat kepolisian Jalandhar, Satinder Kumar seperti dikutip dari Mirror.

Pertengkaran domestik yang berujung pada kekerasan yang dialami Azad itu membuat kasus ini sampai ke kantor polisi.

Sang mertua tak terima menantunya berbuat sedemikian kejak kepada anaknya.

"Kami juga akan menyelidiki tuduhan apakah benar sang suami berselingkuh," tukas Kumar.

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved