Berita Hulu Sungai Tengah

Warga Haur Gading Tak Lagi Manfaatkan Pasak Bumi Sejak Perusahaan Jamu di HST Tutup

Desa Haur Gading, Kecamatan Batangalai Utara sejak zaman dahulu sampai sekarang dikenal sebagai penghasil tanaman pasak bumi

Warga Haur Gading Tak Lagi Manfaatkan Pasak Bumi Sejak Perusahaan Jamu di HST Tutup
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Pohon Pasak Bumi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Desa Haur Gading, Kecamatan Batangalai Utara, Hulu Sungai tengah, sejak zaman dahulu sampai sekarang dikenal sebagai penghasil tanaman pasak bumi, yang akar dan batangnya berkhasiat obat herbal.

Sekitar tahun 90-an banyak warga memanfaatkan tanaman yang tumbuh di sela kebun karet di lereng pegunungan desa mereka itu, untuk diambil batang dan akarnya. Kemudian dipasok untuk sebuah perusahaan jamu terkenal di HST yaitu jamu Sarigading.

Namun sejak perusahaan jamu itu berhenti operasional, wargapun tak lagi mengambilnya dari hutan. Soalnya, tak ada lagi yang membeli. Dulu, waktu Pabrik Sarigading masih ada, perusahaan itu yang beli.

Bahkan, perusahaan jamu dari Banjarmasin juga membeli bahan herbal tersebut di Haur Gading.

Baca: Link Live Streaming RCTI Persija Jakarta Vs Tampines Rovers Malam Ini 18.30 WIB, Piala AFC 2018

“Sekarang, karena tak tahu kemana memasarkan, akhirnya kami di sini tak lagi mengambil kayu pasak bumi dari hutan,” kata Rabiatul, satu warga yang almarhum suaminya pemasok terbesar kayu pasak bumi di masa itu.

Diakui, hingga saat ini, pohon kayu pasak bumi masih banyak terdapat di Desa Haurgading, namun tak lagi menjadi sumber pendapatan.

“Kalau tidak salah sudah 10 tahun lebih perusahaan jamu Sarigading berhenti beroperasi. Dulu mereka berlangganan beli pasak bumi dengan almarhum suami saya. Setelah perusahaan tak beli lagi, kami sempat bikin produk sendiri. Saat itu warga lainnya tak ada yang memanfaatkanya lagi. Tapi sejak suami saya meninggal dunia, kamipun berhenti memproduksi ramuan pasak bumi,” jelas Rabiatul.

Baca: Link Live Streaming MNC TV Piala Gubernur Kaltim Persebaya vs Sriwijaya FC Malam Ini 19.30 WIB

Dijelaskan, pasak bumi tumbuh di dataran tinggi, terkenal dengan kekuatan akarnya yang menancap kokoh di dalam tanah tempatnya tumbuh. Sesuai namanya, pasak bumi, pohon ini menurut warga sebagai penahan pegungungan dari tanah longsor.

Pasak bumi pun tumbuh subur di desa tersebut, dan sekarang dimanfaatkan warga sebatas keperluan pengobatan keluarga, antara lain untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh.

Pasak bumi pun dijadikan salah satu bahan pembuat jamu Sarigading, yang dulu terkenal sampai ke pulau jawa. Anang, warga Barabai mengakui dulu sering mencari pasak bumi ke Desa Haur Gading.

“Biasanya batang kayunya dibuat berbentuk seperti gelas. Tinggal diisi air,kemudian airnya diminum tiap hari sebagai obat sakit pinggang,”tutur Anang. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved