Berita Banjarbaru

Sudah Benarkah Cara Kita Menikmati Teh? Penasaran? Bertanyalah Pada Pria Asal Martapura Ini

MEMBAWA misi agar masyarakat Indonesia senang minum teh, Muhammad Ashfiya mengisi kelas-kelas teh di banyak kota di Indonesia

Sudah Benarkah Cara Kita Menikmati Teh? Penasaran? Bertanyalah Pada Pria Asal Martapura Ini
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - MEMBAWA misi agar masyarakat Indonesia senang minum teh, Muhammad Ashfiya mengisi kelas-kelas teh di banyak kota di Indonesia, termasuk Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin.

Setiap tempat dikunjunginya, Ashfiya memberi pengetahuan tentang teh asli Nusantara.

Pakar teh yang datang dari Bogor ini bukanlah warga Jawa atau orang Jawa, Ashfiya ternyata urang Banjar asli, yaitu Martapura, Kabupaten Banjar.

Baca: Kok Bisa Ya! Bayi 7 Bulan Mengandung Janin Saudara Kembarnya, Begini Faktanya di Dunia

Sekarang dia menjadi ahli teh Nusantara asal Kalsel.

Jumat (2/3), bertempat di Young Café Banjarbaru, Ashfiya mengadakan kelas teh.

Di acara itu, Ashfiya tak hanya memerlihatkan jenis teh, tapi juga mengajarkan cara memberi skor atau menilai kualitas teh yang diminum, mengajarkan cara yang benar menyimpan teh dan mengajarkan cara menyeduh teh yang benar.

"Saya ingin masyarakat tahu bahwa teh itu sebenarnya enak, bahkan tanpa gula sekali pun juga sudah sangat nikmat," kata pria lajang kelahiran Tanjung 28 tahun lalu ini.

Selama ini, kata Ashfiya, masyarakat Indonesia masih sering menikmati teh dengan kualitas rendah.

Hal itu dikarenakan teh yang dikemas untuk dipasarkan di Indonesia merupakan teh sisa atau kualitas rendah.

Berbeda dengan teh kualitas ekspor, yang memang merupakan teh dengan kualitas tinggi.

Baca: Ini 11 Foto Betapa Indahnya Kota Tempat BJ Habibie Dirawat, Moga Cepat Sembuh

"Saya miris saat tahu bahwa kita selama ini disuguhi teh dengan kualitas rendah, padahal teh tersebut ditanam di tanah Indonesia," ujarnya.

Ashfiya menceritakan awal mula dia terjun di dunia teh.

Hal itu dimulai saat dirinya kembali melanjutkan pendidikan di Bogor, setelah mengecap pendidikan di Darul Hijrah Martapura.

“Sejak itu saya mulai mencari tahu tentang teh dan menggeluti dunia teh,” ujarnya.

Tak hanya belajar dari masyarakat dan pengusaha teh di Bogor, lulusan Tea Tester Asosiasi Teh Indonesia ini juga belajar tentang teh dari ahli teh Jepang, Rusia, Turki dan negara lain.

Baca: Petualangan Cinta Chicco Jerikho Berakhir di Pelukan Putri Marino, Mirip Raisa dan Hamish Daud?

Kini dia berkeliling di kota-kota besar di Indonesia untuk mengajak masyarakat Indonesia senang minum teh melalui kelas teh yang diadakan kafe-kafe di Indonesia.

"Kalau di Kalsel, kelas tehnya di Banjarbaru dan Banjarmasin. Setelah itu ke Bandung, Sidoarjo, Medan, Kediri. Yang paling sering di Bogor," ujarnya.

Tak hanya mengenalkan teh asli Nusantara yang menyegarkan ke masyarakat Indonesia, Ashfiya juga mengenalkan teh asli Indonesia kepada orang luar negeri.

"Ada produk yang memang teh asli, tapi saya lebih ingin masyarakat Indonesia yang lebih banyak mengkonsumsi bukan orang luar. Masyarakat Indonesia jangan selalu dikasih kualitas yang kalah dengan kualitas ekspor," ujarnya.

Tags
Teh
Minuman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved