Berita Banjarmasin

DPRD Bahas Perda Ketahanan Pangan, 'Jika Tidak Akan Terus Bergantung pada Impor Besar'

Kali ini ada lima agenda yang dibahas oleh wakil rakyat di DPRD Kalsel tersebut, Senin (5/3/2018).

DPRD Bahas Perda Ketahanan Pangan, 'Jika Tidak Akan Terus Bergantung pada Impor Besar'
nurkholis huda
DPRD Kalsel mengadakan rapat paripurna, Senin (5/3/2018). 

BANJARMASIN POST.CO.ID-BANJARMASIN - DPRD Kalsel mengadakan rapat paripurna.

Kali ini ada lima agenda yang dibahas oleh wakil rakyat di DPRD Kalsel tersebut, Senin (5/3/2018).

Rapat yang diipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Burhanuddin tersebut menyoal tentang liha hal ini:

1, Usulan komisi II tentang raperda penguatan ketahanan pangan.
2, Pandangan fraksi fraksi DPRD Kalsel, terhadap udulan komisi II, tentang raperda penguatan ketahanan pangan.
3, Jawaban komisi II terhadap pandangan fraksi fraksi tentang raperda penguatan Ketahanan Pangan.
4, Pengambilan keputusan DPRD terhadap usulan raperda tentang raperda penguatan ketahanan.
5, Pengambilan keputusan DPRD atas pencabutan tiga SKIUP-Anak Perusahaam PT Silo Group.

Dalam penyampaian, Suwardi Sarlan yang juga Ketua Komisi II DPRD Kalsel menjelaskan, sudah saatnya ketahanan pangan ini diperkuat dengan dibentuknya Peraturan Daerah (Perda).

Sebab, lanjutnya, jika tidak maka akan bergantungan dengan impor beras.

"Karena itu adalah hal positif jika raperda penguatan ketahanan pangan ini disyahkan menjadi Perda," kata Suwardi Sarlan. (Huda Banjarmasinpost.co.id).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved