Dugaan Korupsi KTP Elektronik

Uang 3,5 Juta Dollar Diakui Saksi Diserahkan kepada Irvanto, Keponakan Setya Novanto Itu Katakan Ini

Para saksi itu adalah tiga pengusaha money changer mengakui menyerahkan uang kepada Irvanto Hendra Pambudi.

Uang 3,5 Juta Dollar Diakui Saksi Diserahkan kepada Irvanto, Keponakan Setya Novanto Itu Katakan Ini
(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)
Mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (27/4/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Saksi kasus dugaan korupsi e-KTP mengaku menyerahkan uang 3,5 juta Dollar AS kepada keponakan terdakwa Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi. .

Para saksi itu adalah tiga pengusaha money changer mengakui menyerahkan uang kepada Irvanto Hendra Pambudi.

Mereka bersaksi dalam sidang kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (5/3/2018) dengan terdakwa mantan Ketua DPR Setya Novanto.

Ketiga saksi tersebut yakni Marketing Manager PT Inti Valuta, Riswan alias Iwan Barala.

Baca: Keponakan Setya Novanto, Irvanto Akui Terima Uang Dollar untuk Ongos Caleg, Nilainya Segini

Kemudian, Komisaris PT Berkah Langgeng Abadi, Juli Hira; dan pegawainya, Nunuy Kurniasih.

"Jadi saya kasih ke Irvanto total 3,5 juta dollar AS. Seingat saya tiga kali pemberian," ujar Iwan kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Iwan, awalnya Irvanto mendatanginya dan mengatakan bahwa ia memiliki uang di luar negeri.

Adapun, uang yang dimaksud berasal dari Biomorf Mauritius, salah satu perusahaan yang merupakan vendor produk biometrik untuk proyek e-KTP.

Namun, menurut Iwan, Irvanto meminta penarikan uang itu tidak melalui sistem transfer langsung.

Halaman
12
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved