Berita Banjarmasin

Lurah Gadang Tegur Dua Pangkalan Elpiji Agar Tak Jual ke Restoran

Sebagai penguasa wilayah di kelurahan, Lurah Gadang, Banjarmasin Tengah siap menegur dan mengawasi pangkalan elpiji subsidi

Lurah Gadang Tegur Dua Pangkalan Elpiji Agar Tak Jual ke Restoran
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
OPERASI Pasar elpiji 3 kg di halaman Kantor Kelurahan Gadang, Senin (5/3/2018) lalu. 

BANJARMASIPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebagai penguasa wilayah di kelurahan, Lurah Gadang, Banjarmasin Tengah siap menegur dan mengawasi pangkalan elpiji subsidi agar menyalurkan ke warga yang berhak dan tidak disalurkan ke restoran.

"Saya lurah dan penguasa wilayah di kelurahan. Saya akan awasi pangkalan elpiji subsidi di wilayah kelurahan kami," kata Lurah Gadang Askar, Selasa (6/3/2018).

Menurut Askar, pihaknya telah menegur dua pangkalan di Gang Suhada Kelurahan Gadang agar mengutamakan lingkungan sekitar dan dua pangkalan itu akan membuat bon khusus kepada warganya sebelum melayani konsumen dari luar wilayah setempat.

Baca: Memalukan! Menteri Susi Tegur Wali Kota Cantik Ini Terkait Danau Kotor yang Dibiarkan di Tangsel

Baca: Sadis, Tubuh Masih Berlumuran Darah Pria Ini Beberkan Alasannya Bunuh Sang Istri Secara Live

"Kalau nggak kita tegur, nanti dua pangkalan akan menjual elpiji warga miskin ke restoran, rumah makan dll. Menjual ke restoran dan rumah makan untungnya menggiurkan. Kalau pangkalan menjual ke warga tentu harganya murah sesuai HET, yakni Rp17.500," katanya.

Askar meminta elpiji warga miskin jangan dijadikan bisnis besar-besaran karena bisa bermain.
Dimana pun pangkalan akan akan mencari keuntungan besar dibandingkan menjual kepada warga miskin. "Kita tak menutup mata soal ini," katanya.

Baca: Hanya Dalam Tiga Minggu, Gumbaan Tenaga Surya Buatan Supriansyah Ikut Pameran di Samarinda

Baca: Begitu Muncul Asap, Ratusan Santri Ponpes Al Falah Berjibaku Padamkan Api di Plafon Kelas

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi ( Hiswana Migas) Provinsi Kalsel, Syaibani, menginformasikan pihaknya menyalurkan 300 ton atau 100 ribu tabung elpiji subsidi per hari ke Kalsel.

"Untuk tabung 5 kg dan 12 kg kita menyalurkan minimal 20 ribu tabung sehari di Kalsel. Jadi elpiji subsidi itu itu tak langka dan ada barangnya," kata Syaibani. (*)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved