Berita Banjarmasin

Tes Seleksi Komisioner KPU, Tim Uji Coba Server Untuk Kelengkapan Tes

Tepat Rabu (7/3/2018) Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar tes seleksi calon Komisioner KPU

Tes Seleksi Komisioner KPU, Tim Uji Coba Server Untuk Kelengkapan Tes
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Rabu (7/3/2018) Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar tes seleksi calon Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Selatan tahap dua. Pada pemilihan seleksi tersebut diikuti oleh 60 peserta dan 25 orang akan gugur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Tepat Rabu (7/3/2018) Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar tes seleksi calon Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Selatan tahap dua. Pada pemilihan seleksi tersebut diikuti oleh 60 peserta dan 25 orang akan gugur.

Menggunakan sistem komputerisasi, tes seleksi pemilihan komisioner KPU Provinsi Kalimantan Selatan akan dilakukan di Kampus Politeknik Banjarmasin. Dimana pihak panitia telah menyediakan 60 komputer untuk tes tersebut.

Sebelum memasuki tahap seleksi, Ketua panitia Seleksi Komisioner KPU bersama anggota lainnya juga telah melakukan uji coba server.

Uji coba tersebut dilaksanakan oleh Tim Computer Assisted Tes IT KPU RI di ruang yang telah disiapkan untuk melaksanakan tes seleksi nantinya, Selasa (6/3/2018).

Baca: Landasan Ulin Banjir, Wali Kota Banjarmasin Terjebak di Bandara Syamsuddin Noor

Tentunya, dalam pemeriksaan tersebut, tim CAT IT KPU RI telah menyediakan server yang dibawa langsung dari Jakarta. Kepada pihak panitia dan disaksikan awak media, tim CAT IT KPU RI memperlihatkan kondisi server yang tersegel.
Kemudian dibuka dan langsung dihubungkan ke 60 komputer pada dua ruangan tes nantinya.

"Ini merupakan satu cara untuk memastikan bahwa seleksi ini aman, steril. Selain itu setelah dicoba nanti ruangan akan disterilkan," terang Ketua Panita Seleksi KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Andi Tenri.

Ia mengatakan, tes seleksi akan dilakukan sejak pukul 07.00 pagi. Pun pada saat itu pula pihaknya akan mendapatkan password terkait soal tes kompetensi nantinya.

"Jadi memang benar-benar ini untuk menjamin transparansi, karena nilai peserta langsung melihat secara real time ketika selesai menjawab soal. Nilai langsung muncul berapa yang dia peroleh," terang perempuan itu.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved