Bumi Antaluddin

Sasirangan HSS Punya Ciri Khas untuk Tampil di Banjarmasin Sasirangan Festival

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Menara Pandangan Banjarmasin ini tidak dilewatkan oleh Dekranasda Kabupaten HSS.

Sasirangan HSS Punya Ciri Khas untuk Tampil di Banjarmasin Sasirangan Festival
Istimewa
Kegiatan dekranasda Kabupaten HSS di BSF 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti kegiatan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2018, 7-11 Maret di Banjarmasin.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Menara Pandangan Banjarmasin ini tidak dilewatkan oleh Dekranasda Kabupaten HSS.

Dekranasda HSS turut berpartisipasi pada kegiatan BSF 2018 dengan membuka stand yang menampilkan berbagai produk sasirangan.

Tidak hanya itu, stand dekranasda HSS juga menampilkan aneka produk khas daerah HSS seperti aneka kerajinan kayu, kerajinan bambu hingga produk makanan ringan.

Untuk kerajinan kayu yang ditampilkan seperti rumah banjar, jukung, gantungan kunci dan kerajinan lainnya. Untuk jenis kerajinan bambu ada tas, dompet, sumbul, buah dan rumah banjar.

Kegiatan dekranasda Kabupaten HSS di BSF 2018
Kegiatan dekranasda Kabupaten HSS di BSF 2018 (Istimewa)


Dari olahan makanan ringan, stand dekranasda HSS juga memamerkan berbagai jenis olahan seperti sirop kueni, sirop kayu manis, dodol, wadai gapit, wadai rangai.

Pada kegiatan ini, dekranasda HSS langsung dipimpin oleh Plt Ketua Dekranasda HSS Hj Zaitun Ardiansyah. Turut mendampingi pada kegiatan ini Wakil Ketua II Dekranasda HSS Hj Rabiatul Rabiatul adawiah, Bendahara Dekranasda HSS Hj Baiti Bakti Ispandi Noor.

Turut mendapangi kegiatan ini, Ketua Harian Dekranasda HSS Sasmi Rifani, Sekretaris Dekranasda HSS Syamsuddin,
Wakil Sekretaris Dekranasda HSS, Andriyanto Nugroho hingga pengrajin sasirangan dari HSS, Herlina.

Ketua Harian Dekranasda HSS Sasmi Rifani mengatakan pihaknya menyambut baik dengan diadakannya BSF untuk kedua kalinya ini.

"Dengan mengikuti kegiatan BSF 2018 bisa menunjukkan bahwa Kabupaten HSS juga memiliki produk unggulan khususnya dari kain sasirangan," katanya, Kamis, (8/3).

Dijelaskan pria yang juga menjabat sebagai kepala dinas tenaga kerja, koperasi, usaha kecil, dan perindustrian HSS bahwa Kabupaten HSS ada beberapa motif yang menjadi ciri khas kain sasirangannya yaitu motif katupat, rabung paring dan balanting paring.

Melalui stand dekranasda HSS di acara BSF 2018 diharapkan jenis kain sasirangan HSS bisa semakin dikenal oleh masyarakat dari luar HSS baik wilayah Banjarmasin dan Kalsel pada umumnya.

"Saat ini kain sasirangan di Kabupaten HSS mulai mendapat tempat dihati para ASN, anak sekolah, aparat desa hingga masyarakat umum," lanjutnya.

Hal itu seiring dengan himbau Bupati HSS dengan diterbitkannya Surat Edaran Bupati HSS yang intinya agar masyarakat HSS membeli sasirangan produk asli dari HSS bukan dari produk luar HSS.

"Produksi sasirangan asli dari Kabupaten HSS terbukti bisa bersaing dengan produk lain baik warna, motif dan kwalitasnya," tegasnya (AOL)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved