Rakernas Partai Demokrat

Presiden Jokowi Tegaskan Sikapnya Tanggapi Berita Bohong di Medsos

Mengenai fenomena sosial media, Jokowi yang hadir pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrat di Sentul

Presiden Jokowi Tegaskan Sikapnya Tanggapi Berita Bohong di Medsos
BPost Cetak
bpos cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BOGOR - Mengenai fenomena sosial media, Jokowi yang hadir pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrat di Sentul International Convention Center, Bogor, Sabtu (10/3), menyatakan sosial media sering digunakan untuk hal-hal negatif.

Ia mengungkap beberapa berita bohong yang tersebar di media sosial, di antaranya masuknya puluhan tentara RRC melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Berita tersebut ternyata sama sekali tidak benar.

Baca: Gara-gara Egy Maulana, Akun Instagram Lechia Gdansk Diserbu Nitizen Indonesia, Awas Akun Palsu!

Baca: Dua Pelawak yang Dipenjara di Hongkong Ternyata Seharian Pijat 5 Napi Warga Nigeria, Ini Kisahnya

Baca: Keceplosan Sebut Nama Pacar Mr H, Wah Pacar Syahrini Ternyata Mirip dengan Sosok Ini

"Kemudian, ada pula kasus penyerangan terhadap ulama, isunya di media sosial ada 41 kasus. Setelah dicek tidak benar. Yang benar hanya tiga kasus, sedang dalam penanganan serius oleh Polri," tutur Jokowi.

Jokowi menilai, pihak-pihak yang menyebar berita palsu di media sosial telah memperkeruh suasana ketentraman masyarakat, sehingga diperlukan langkah pencegahan dan penindakan.

"Ini tegas saya sampaikan ke Polri, tindak tegas pelakunya," ucap Jokowi.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved