Berita Tanahlaut

Tari Rejang Renteng Diwarnai Histeris

Tarian Rejang Renteng yang dimainkan sejumlah penari perempuan berseragam putih kuning, diwarnai histeris.

Tari Rejang Renteng Diwarnai Histeris
istimewa
Tarian Rejang Renteng yang dimainkan sejumlah penari perempuan berseragam putih kuning, diwarnai histeris di acara tawur agung di halaman Pura Paseh warga Banjar Adar Suka Sari Desa Tajaupecah, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (16/3/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tarian Rejang Renteng yang dimainkan sejumlah penari perempuan berseragam putih kuning, diwarnai histeris.

Ya, tarian sakral itu mengawali acara tawur agung di halaman Pura Paseh warga Banjar Adar Suka Sari Desa Tajaupecah, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (16/3/2018).

Seorang perempuan muda yang awalnya hanya duduk di jajaran penari langsung histeris. Ia berteriak sambil menggerak jemari mengiringi gerakan para penari yang berdiri mengiringi bunyi gamelan.

Perempuan itu berdiri dari tempat duduknya, terus mendekati tempat sesajen. Ia sadar setelah sejumlah pria tua berseragam putih memakai udeng khas warga Hindu Bali mendekati dan membaca mantra ke telinga dan muka perempuan tersebut.

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi 2018 dalam Bahasa Bali, Indonesia dan Inggris

Baca: Hasil Perempat Final All England 2018 - Marcus/Kevin ke Semifinal dengan Waktu 30 Menit!

Setelah tarian sakral selesai dilanjutkan mengarak ogoh-ogoh atau raksasa berkeliling sebagian desa Tajaupecah yang dihuni komunitas pemeluk agama Hindu.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Tanahlaut, Nyoman Tika menjelaskan kepada Banjarmasinpost.co.id, upacara keagamaan itu rutin setiap tahun dilaksanakan pihaknya.

Menurutnya, upacara itu dinamakan Tawur agung adalah bertujuan menetralisir alam setelah alam diambil isinya oleh manusia.

Baca: Hari Raya Nyepi 2018 - 5 Rangkaian Acara Nyepi yang Jadi Bagian Perayaan Tahun Baru Saka

Baca: Hasil Undian dan Jadwal Perempat Final Liga Champion - Dimulai Panasnya Juventus Vs Real Madrid!

Tawur Agung inilah, jelas Nyoman Tika mengembalikan dan membersihkan alam semesta agar kembali normal memberikan kehidupan kepada manusia.

Kemudian aura negatif dalam pribadi manusia juga dibersihkan agar musnah dan muncul aura positif dengan melaksanakan Nyepi, esok hatinya setelah upacara Tawur agung.

Tawur agung adalah tahapan upacara puncak keagamaan Hindu sekaligus merayakan tahun baru Saka, kata Nyoman Tika.

"Upacara seperti ini rutin di tingkat desa dilaksanakan bersamaan di dua tempat, di Kecamatan Batuampar dan Kecamatan Kintap," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved