Berita Balangan

Begini Cara ‪Siswa SMPN 1 Lampihong Lestarikan Permainan Tradisional Batungkau

Walaupun sederhana, tapi mereka sangat senang bisa membuat sendiri dan berupaya untuk belajar memainkan

Tayang:
Penulis: Elhami | Editor: Didik Triomarsidi
elhami
Siswa smpn 1 Lampihong saat membuat dan memainkan Batungkau 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Beberapa siswa di SMPN 1 Lampihong sedang terlihat asyik bercanda sambil belajar memainkan permainan tradisional yang baru selesai mereka buat.

Walaupun sederhana, tapi mereka sangat senang bisa membuat sendiri dan berupaya untuk belajar memainkan permainan tradisional yang disebut batungkau ini.

Batungkau adalah salah satu permaianan tradisional yang sudah mulai jarang dimainkan.

Batungkau merupakan istilah yang dikenal dalam bahasa banjar, atau permaianan egrang dalam bahasa Indonesia.

Permainan ini biasanya bisa dibuat dari kayu maupun dari bilah bambu.

Permainan keseimbangan yang memerlukan ketekunan dan keterampilan khusus untuk bisa memainkannya.

Rahmat, salah seorang siswa kepada banjarmasinpost.co.id sangat antusias membuat dan memainkan permainan tradisional batungkau ini.

Menurutnya, kegiatan membuat permainan tradisional ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memainkan tapi juga belajar membuat sendiri.

"Saya dan siswa lainnya lebih termotivasi untuk menghidupkan kembali permainan-permainan tradisional yang makin hari makin hilang dari kehidupan anak-anak," ujarnya.

Hairuddin, selaku Kepala SMPN 1 Lampihong sangat menyambut baik dan mengucapakan terimakasih atas bantuan dari pengurus OSIS yang sudah berusaha untuk membuat, dan mencoba menghidupkan kembali salah satu permainan tradisional ini.

"Minimal kita coba dulu di lingkungan sekolah, dan mudah-mudahan bisa di mainkan kembali di lingkungan tempat tinggal masing-masing," katanya.

Menurutnya, dewasa ini anak-anak sudah banyak yang kurang kenal dengan berbagai permainan tradisional, anak-anak sekarang lebih suka main PS dan Gadget.

"Padahal permainan tradisonal ini sangat banyak manfaatnya diantaranya; melatih kerjasama tim, memupuk rasa kebersamaaan, mengembangkan kreatifitas teruatama dalam hal pembuatan, budaya antri saat memainkannya dan masih banyak lagi hal-hal positif lainnya yang bisa dikembangkan dari permainan tradisional ini," ujarnya.

Sementara itu Ahmadiyanto, Pembina OSIS SMPN 1 Lampihong menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan rasa bangga dan rasa cinta siswa dengan permaianan tradisional Indonesia.

Selain batungkau ini, kedepannya SMPN 1 Lampihong juga berencana akan memperkenalkan lebih banyak lagi permainan tradisional baik saat kegiatan class meeting, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah (PLS) siswa baru, peringatan hari besar nasional, sumpah pemuda, hari kemerdekaan dan hari guru nasional.

"Semoga kecintaan dan kebanggaan siswa terhadap permainan tradisional ini makin meningkat untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang sudah berada di tepi zaman," pungkasnya.‬(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved