Pilpres 2019

Belajar dari Kekalahan Ahok dan Kerap 'Diserang', Jokowi Perlu Cawapres dari Kalangan Ini

Sekretaris Jenderal PKB itu menuturkan, hal itu penting dilakukan karena Jokowi kerap kali mendapatkan serangan

Belajar dari Kekalahan Ahok dan Kerap 'Diserang', Jokowi Perlu Cawapres dari Kalangan Ini
BIRO PERS SETPRES
Presiden Jokowi menerima kunjungan kehormatan rombongan senat parlemen Kazakhstan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa 13 Maret 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Abdul Kadir Karding menilai, Presiden Joko Widodo perlu memilih cawapres 2019 dari kalangan tokoh Islam yang kuat.

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menuturkan, hal itu penting dilakukan karena Jokowi kerap kali mendapatkan serangan politik dengan isu agama pasca pilkada DKI Jakarta 2017 yang menumbangkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Faktanya Pak Jokowi diserang dengan isu-isu agama," ujarnya dalam acara diskusi Para Syndicate, Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Baca: Masuk Bursa Cawapres Partai Gerindra, Mahfud MD Seakan Berkata Terima Apa Nggak Ya?

Pada Pilkada DKI 2017 pula, muncul momentum politik identitas. Menurut Abdul, kelompok tersebut menamakan dirinya kelompok 212 dan sebagainya.

Selain itu, Jokowi juga diserang dengan berbagai isu lainnya misalnya yang kerap disampaikan Jokowi sendiri yakni isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Baca: Begini Kabar Terkini Oknum Brimob yang Tembak Ajudan Prabowo Subianto, Menyedihkan!

Bahkan, Jokowi juga dituduh komunis.

Menurut dia, dari berbagai hal tersebut, figur cawapres Jokowi pada pilpres 2019 haruslah figur yang bisa menjawab berbagai isu-isu tersebut sehingga tidak menjadi liar.

Berdasarkan pengalaman 2014, tutur dia, saat muncul majalah obor dengan berbagai tulisan yang menyudutkan Jokowi, sulit memadamkan sentimen negatif yang tumbuh di masyarakat, terutama di Jawa Timur.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved