B Focus Banua Anam

Nasib Penjual Anak Ikan, Sering Diburu karena Dianggap Melanggar Hukum

PENJUAL anak ikan di Pasar Baru Keraton Kota Rantau, Kabupaten Tapin, adalah sebuah dilema.

Nasib Penjual Anak Ikan, Sering Diburu karena Dianggap Melanggar Hukum
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - PENJUAL anak ikan di Pasar Baru Keraton Kota Rantau, Kabupaten Tapin, adalah sebuah dilema.

Mereka 'dicaci' pihak tertentu karena melanggar hukum, tetapi di sisi lain anak ikan selalu dicari-cari masyarakat untuk dijadikan berbagai menu masakan khas daerah.

Pantauan BPost selama tiga hari berturut-turut, Senin-Rabu (26-28/2), ada empat orang pedagang yang masih berani menjual anak ikan tersebut.

Mereka menawarkan anak ikan sepat dan nila.

Masing-masing punya sekitar 1-2 kilogram.

Baca: Pembuat Akun Palsu Humas Polres Banjar Ini Bawa Nama Guru Sekumpul, Bikin Sakit Hati Umat!

Anak ikan itu dijual dengan sistem timbang.

Harga per kilogram Rp 100 ribu.

Biasanya ibu rumah tangga membeli seperempat kilo seharga Rp 25 ribu.

Baca: Dianggap Tak Adil dengan Istri Tua, Awalnya Opick Digugat Cerai, Kuasa Hukum: Ini Masalah Pribadi!

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved