Berita Regional

Pedih Rasanya! Anak TKI Bangkalan yang Dihukum Mati di Arab Saudi Tulis Surat ke Jokowi, Ini Isinya

Ia selalu tersenyum renyah ketika menemui para tetangga hingga pejabat tinggi pemerintahan ataupun wakil rakyat

Pedih Rasanya! Anak TKI Bangkalan yang Dihukum Mati di Arab Saudi Tulis Surat ke Jokowi, Ini Isinya
tribunnews.com
Lembar surat yang ditulis anak TKI dari Bangkalan Madura yang dihukum mati di Arab Saudi. Surat ini akan dikirimkan ke presiden Jokowi. 

Keberadaan Jembatan Suramadu dinilai pria yang akrab disapa Wawan itu adalah sebuah keuntungan bagi Bangkalan dan Madura pada umumnya.

"PDRB dan struktur ekonomi lainnya harus segera didorong. Harus ada industri olahan selain industri menengah ke atas yang mampu menarik tenaga kerja," paparnya.

Perluasan lapangan pekerjaan, imbuhnya, akan mampu mempersempit ruang warga Bangkalan yang ingin bekerja di luar negeri sebagai TKI.

Menurutnya, pemberlakuan qisas terhadap almarhum Zaini dan Zainab bisa dijadikan Pemerintah Kabupaten Bangkalan sebagai bahan pertimbangan sekaligus evaluasi atas kebijakan-kebijakan terkait TKI.

Bagaimanapun juga, para TKI dan TKW adalah pahlawan devisa bagi negara. Mereka sudah selayaknya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

"Pemkab Bangkalan harus mengalokasikan anggaran untuk pembekalan terhadap para calon TKI. Semacam diklat, seperti halnya pembekalan skill ataupun perlindungan hukum," ungkap mantan Kepala BPBD jatim ini kepada Surya.

Dengan demikian, lanjutnya, akan mereduksi jumlah para TKI ilegal dan mendorong mereka untuk memilih jalur legal.

Sehingga, Bangkalan akan mengirim TKI berkualitas dengan bekal keahlian yang mumpuni.

"Perlindungan hukum dan pembekalan keahlian akan memperkecil resiko. Terlebih, para TKI Bangkalan sudah menguasai bahasa negara tujuan," paparnya.

Selain itu, Sudarmawan mengatakan, solusi lain yang bisa ditempuh Pemkab Bangkalan yakni dengan segera melakukan percepatan dalam perluasan lapangan pekerjaan.

Keberadaan Jembatan Suramadu dinilai pria yang akrab disapa Wawan itu adalah sebuah keuntungan bagi Bangkalan dan Madura pada umumnya.

"PDRB dan struktur ekonomi lainnya harus segera didorong. Harus ada industri olahan selain industri menengah ke atas yang mampu menarik tenaga kerja," paparnya.

Perluasan lapangan pekerjaan, imbuhnya, akan mampu mempersempit ruang warga Bangkalan yang ingin bekerja di luar negeri sebagai TKI.

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved