Berita Hulu Sungai Utara
Petani Lahan Rawa HSU Tanam Serentak Bulan Mei Hingga Juni
Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sebagian besar daerahnya merupakan rawa.
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sebagian besar daerahnya merupakan rawa.
Banyak warganya yang menjadi petani meskipun hanya bisa dilakukan satu kali tanam.
Pasalnya tanam dilakukan hanya pada musim kemarau, sedangkan pada musim penghujan lahan berubah menjadi daerah rawa yang tergenang air.
Karenanya saat ini petani masih belum bisa tanam, padahal beberapa waktu lalu cuaca sudah menandakan memasuki musim kemarau sehingga beberapa petani yang telah menyemai sudah mulai menanam.
Baca: Live Streaming Persija Vs Arema FC Mulai Jam 18.30 WIB, Link Live Streaming Indosiar dan Vidio.com
Baca: Raih Satu Poin di Kandang, Ini Tanggapan Pemain Muda Barito Putera
Namun sayangnya saat ini curah hujan kembali tinggi hingga menyebabkan banjir, ditambah adanya kiriman air dari sungai Balangan dan Tabalong.
Beberapa warga yang telah menanam padi berharap air segera surut.
Seperti yang dilakukan Wardi warga Desa Telaga Hanyar, Kecamatan Amuntai Selatan.
Dirinya menanam padi karena lahan rawa yang sempat terendam air pada musim penghujan sudah kering.
Namun saat ini lahan tersebut kembali digenangi air padahal padi sudah mulai tanam.
"Hanya berharap air cepat surut agar tanaman padi tidak rusak dan bisa panen," ujarnya.
Namun sebagian besar lahan rawa masih belun mulai tanam, rencananya baru bisa masuk masa tanam pada bulan Mei hingga Juni, menunggu musim kemarau.
Tanam yang telah dilakukan hanya sebagian di lahan Lebak dangkal yang luasnya sekitar 1.500 hingga 1.700 hektare.
Kepala Dinas Pertanian HSU, Ilman Hadi, mengatakan jika musim kemarau datang lebih awal sebenarnya akan menguntungkan bagi petani agar masa tanam lebih lama.
"Saat ini hanya sebagian yang telah tanam, untuk di lahan lebak pematang justru sudah panen karena pada lahan ini di musim memarau biasanya justru kekeringan," ujarnya.
Lahan lebak Pematang seperti di Desa Pawalutan Kecamatan Banjang, dengan luas 1915 hektar. Untuk lahan pertanian lain belum tanam rencana pada Mei hingga Juni. (BANJARMASINPOST.co.id/reni kurnia wati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sawah-lahan-rawa_20180331_210059.jpg)