Berita Tanahlaut

SMAN 1 Kintap Wakili Tanahlaut Sekolah Menuju Adiwiyata Nasional, Ini Program yang Dilakukan

Momen peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di lingkungan SMAN 1 Kintap titik awal menuju sekolah Adiwiyata Nasional.

SMAN 1 Kintap Wakili Tanahlaut Sekolah Menuju Adiwiyata Nasional, Ini Program yang Dilakukan
banjamasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kepala SMAN 1 Kintap, Aries Eko Wibowo (bertopi) membubuhkan tanda tangan kerjasama bersama tiga kepala sekolah imbasan dalam mendukung program SMAN 1 Kintap menuju sekolah Adiwiyata Nasional 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Momen peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di lingkungan warga SMAN 1 Kintap di Jalan A Yani Km 2 Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, titik awal menuju sekolah Adiwiyata Nasional.

Keluarga besar SMAN 1 Kintap yang diwakili Kepala SMAN 1 Kintap melakukan perjanjian kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat menyukseskan target meraih gelar prestasi sekolah Adiwiyata Nasional di SMAN 1 Kintap.

Wujud dari perjanjian kerjasama itu dalam bentuk surat yang ditandatangani bersama dari mulai tiga sekolah imbasan, SDN Kintapura 1, MTs Negeri 6 Tanahlaut dan SMPN 1 Kintap.

Melibatkan juga kerjasama partisipasi Pemerintah Kabupaten Tanahlaut, Pemerintah Provinsi Kalsel, komite sekolah dan perusahaan yang peduli lingkungan di Kecamatan Kintap.

Kepala SMAN 1 Kintap, Aries Eko Wibowo mengaku senang dan bangga dengan semangat warga sekolah yang ingin meraih prestasi lebih menuju sekolah Adiwiyata Nasional. Itu karena pihaknya bari saja meraih sekolah Adiwiyata Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurut Aries, selama ini perangkat pemerintahan desa hingga Kecamatan serta pengusaha di wilayah Kecamatan sangat mendukung kegiatan warga sekolah di SMAN 1 Kintap menuju sekolah Adiwiyata Nasional.

Seperti apa bentuk mewujudkan target meraih Adiwiyata Nasional mewakili Tanahlaut, Aries mengaku langkah pertama kebijakan program, kedua kurikulum pembelajaran sekolah yang berbasis lingkungan hidup dan ketiga adalah pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan bagi warga sekolah.

"Setiap pagi sebelum masuk kelas, siswa memunguti sampah yang ada, dua kali setiap pekan melaksanakan Jumat bersih. Sampah yang terkumpul diantar ke Bank Sampah untuk dipilah," katanya.

Peringatan HPSN 2018 di SMAN 1 Kintap meriah karena warga sekolah itu menampilkan sejumlah hasil latihan kegiatan ekstra sekolah mereka, seperti tarian burung merak, kesenian musik angklung, tarian dayak, fashion show pakaian berbahan daur ulang sampah koran dan kardus serta penampilan drumband.

SMAN 1 Kintap adalah wakil Kabupaten Tanahlaut satu-satunya menuju sekolah Adiwiyata Nasional. Itu setelan meraih Adiwiyata Kabupaten dan Adiwiyata Provinsi.

Perwakilan perusahaan di Kintap yang mengaku mendukung penuh upaya keluarga besar SMAN 1 Kintap menuju sekolah Adiwiyata Nasional, adalah PT PAMA PERSADA Nusantara.

Kepala CSR PT PAMA PERSADA Nusantara, Yasser mengaku sejak 2016 lalu sudah mendukung dan berkomitmen menyalurkan CSR pendidikan kepada sekolah-sekolah yang peduli lingkungan.

Bentuk dukungan itu pemberian dana stimulan setiap kegiatan memperingati hari lingkungan di wilayah Kecamatan Kintap. Warga sekolah di SMAN 1 Kintap ini yang dinilai Yasser berpotensi menuju sekolah Adiwiyata Nasional.

"Setiap awal atau akhir tahun, PT PAMA PERSADA Nusantara mengundang seluruh sekolah yang ada di Kecamatan Kintap ini untuk bersama merealisasikan konsep sekolah Adiwiyata. SMAN 1 Kintap ini sejak perumusan, perencanaan hingga kegiatan selaku kita dukung," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved