Berita Tanahbumbu

Satpol PP Sosilisasi Larangan Berjualan di Lapangan 7 Februari Pagatan, Ini Alasannya

Petugas satol PP itu pun menyampaikan kepada pedagang untuk pindah dan tidak berjualan di kawasan zona merah.

Satpol PP Sosilisasi Larangan Berjualan di Lapangan 7 Februari Pagatan, Ini Alasannya
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Satpol PP Pemkab Tanahbumbu sosialisasi larangan berjualan di Lapangan 17 Oktober Pagatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pelaksaan rangkaian HUT ke 15 Kabupaten Tanahbumbu yang dibarengi rangkaian perayataan adat Mappanretasi Pagatan selama satu bulan penuh, berbeda dari tahun sebelumnya.

Tahun ini lokasi rangkaian acara tidak lagi di kawasan Lapangan 7 Februari Pagatan dan Pantai Pagatan. Melainkan, tempat pelaksanaan bergeser ke Desa Mattone Kampung Baru Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu yang jaraknya sekitar 1 kilometer.

Pedagang  juga tidak dibenarkan berjualan di area Lapangan 7 Februari dan Pantai Pagatan. Sebab semuanya dialihkan ke Lapangan Benteng Mattone Desa Kampungbaru Kecamatan Kusan Hilir.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Babak 8 Besar Liga Champion di SCTV : Juve vs Real Madrid, Barca vs Roma

Terkiat hal tersebut, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanahbumbu melakukan sosialisassi kepada masyarakat dan pedagang yang masih berjualan di sekitar Lapangan 7 Februari Pagatan.

Kali ini, Satuan Polisi Pamong Praja kabupaten Tanahbumbu melakukan langkah persuasif dan sosialiasi dengan menurunkan Satpol PP wanita. Mereka turun untuk memberikan sosialisi kepada pedagang untuk tidak berjualan ditempat tersebut, pasalnya sudah ada beberapa pedagang yang berjualan.

Petugas satol PP itu pun menyampaikan kepada pedagang untuk pindah dan tidak berjualan di kawasan zona merah.

Baca: Live O-Channel! LINK LIVE STREAMING PS Tira vs Madura United di O channel Vidio.com Malam Ini

Menurut Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP dan Damkar Tanahbumbu, Aulia Hadi, mengatakan sengaja menurunkan Satpol PP Wanita agar pedagang lebih mudah mengerti. Sebab biasanya, bila praja laki-laki lebih tegas dan sangar.

"Kami lakukan langkah persuasif tentang daerah larangan berjualan. Itu sebagai langkah sosialisasi untuk tidak berjualan dikawasan tersebut. Bila nanti masih nekat berjualan dikawasan yang dilarang, maka mereka akan ditindak tegas," katanya.

Dia juga menuturkan, dilarangnya berjualan di kawasan Lapangan 7 Februari agar tidak memunculkan kecemburuan sosial. Sebab, semua pedagang telah diarahkan berjualan di lapangan Benteng Mattone. Dimana tempat itu menjadi pusat pelaksanaan hari jadi ke 15 Kabupaten Tanahbumbu.

"Semuanya dipusatkan di Benteng, begitu juga dengan kegiatan Expo Kabupaten Tanahbumbu juga dipusatkan di lapangan Benteng Mattone," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved