Seputar Kalteng

Tongkang Batu Bara Pilih Jalur Kalsel Akibatkan PAD Kalteng Belum Optimal

Semua angkutan tongkang batu bara (bara) yang diambil dari Sei Barito, seperti di Murungraya,

Faturahman
Ketua Komisi D DPRD Kalteng, Artaban.(faturahman) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Semua angkutan tongkang batu bara (bara) yang diambil dari Sei Barito, seperti di Murungraya, Barito Utara dan kabupaten lainnya di Kalteng, hingga Jumat (6/4/2018) lebih memilih dalam pengangkutannya lewat wilayah perairan Kalsel.

Bagi Pemerintah Kalteng ini sangat menguntungkan provinsi tetangga dan merugikan Pemerintah Kalteng, karena ada pungutan yang masuk ke pemerintah tetangga.

Sehingga dibentuklah pos-pos terpadu untuk pemeriksaan perizinan di DAS Barito sebelum kapal tongkang berisi bara asal Kalteng menuju ke perairan Kalsel.

Baca: Isi Lengkap Puisi Sukmawati Soekarnoputri yang Disebut Mengandung SARA, Singgung Cadar dan Adzan

Baca: Manfaat Membaca Surah Yasin, Alwaqiah, Almulk dan Alkahfi Menurut Ustadz Abdul Somad

Bahkan, ada rencana Pemerintah Kalteng untuk mengalihkan secara total semua kapal tongkang angkutan tambang tesebut agar diwajibkan harus lewat jalur atau alur sungai Kalteng mengarah ke kapuas, agar pemasukan daerah makin banyak untuk Kalteng.

Apalagi dengan keluarnya Undang-undang No 23/2014 pasal 27 tentang, kewenangan daerah provinsi untuk mengelola sumber daya alam di laut yakni ekplorasi, eksploitasi, pengelolaan kekayaan alam di laut, diluar minyak dan gas serta ikut serta dalam pengamanan di laut dan kedaulatan negara.

Untuk menambah pendapatan daerah menurut Ketua Komisi D DPRD Kalteng, Artaban selayaknya Pemprov bisa menggali lebih jauh pendapatan untuk PAD tersebut, dengan mengoptimalkan pengelolaan jalur pesisir pantai dan sungai tersebut.

"Kami belum tau penerapan UU tersebut, karena jika semua diterapkan oleh Pemprov Kalteng, PAD Kalteng akan bisa lebih besar lagi pemasukannya. Ini yang kami harapkan, karena untuk jasa kapal lego jangkar atau jasa pandu bisa dikenakan retribusi untuk daerah," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved