Berita Banjarmasin

Begini Keterangan Polisi Pascakecelakaan Maut yang Menewaskan Seorang Remaja Putri

Setelah melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai sejumlah keterangan, peristiwa kecelakaan

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/ghanie
Setelah melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai sejumlah keterangan, peristiwa kecelakaan di Jalan Gerilya Kompleks ABRI Kelurahan Tanjung Pagar Kecamatan Banjarmasin Selatan Kalsel akhirnya menemui titik terang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai sejumlah keterangan, peristiwa kecelakaan di Jalan Gerilya Kompleks ABRI Kelurahan Tanjung Pagar Kecamatan Banjarmasin Selatan Kalsel akhirnya menemui titik terang.

Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol Wibowo melalui Kanit Laka Lantasnya, Iptu Eska menyebutkan korban meninggal dunia lantaran mengalami kecelakaan tunggal.

Menurutnya Sabtu (7/4/2018) sore itu, korban mengendarai motor dengan berboncengan bersama temannya.

Baca: Video Detik-detik Salman Khan Dibebaskan, Tiba di Bandara Hingga Histeria Sambutan Penggemarnya

Melintasi jalan di kawasan Gerilya Kompleks ABRI Kelurahan Tanjung Pagar, tepat di atas jembatan tiba-tiba motor korban jumping.

Dua pengendara itu pun langsung ambruk, sementara kondisinya, satu mengalami luka-luka, sedangkan sisanya meninggal dunia di tempat kejadian.

Baca: Gadis Belia Ini Tewas di Komplek ABRI, Ucapan Belasungkawa Membanjiri Laman Facebooknya

"Betul, jadi memang murni kecelakaan tunggal. Karena saat korban sedang berboncengan dengan temannya, melintasi jembatan, kendaraan jumping. Korban saat itu tidak mampu mendarat dengan sempurna hingga akhirnya terjatuh," jelas Iptu Eska kepada Bpost Online.

Lebih lanjut, pria yang berpangkat inspektur polisi satu tersebut juga menghimbau agar kepada masyarakat selalu mengutamakan keselamatan sebelum berkendara.

Baca: Tanggapi Penyataan Prabowo, Andi Arief: Presiden Jokowi Emosi dan Ngamuk!

Kenakan helm bagi pengendara roda dua atau sabuk pengaman bagi pengendara roda empat, serta patuhi segala peraturan lalu lintas.

"Selain itu, yang juga perlu diperhatikan kepada para orangtua agar membatasi dan mengawasi anaknya yang masih dibawah umur supaya tidak mengendarai sepeda motor," imbaunya.

(BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved